Breaking News:

Berita Belitung

Kejari Belitung Selamatkan Aset PT Pelindo Cabang Tanjungpandan Senilai Hampir Satu Miliar

Sertifikat yang diterbitkan BPN Kabupaten Belitung nomor 00690 itu merupakan penyelamatan aset dengan nilai hampir satu miliar.

(posbelitung.co /dede s)
Kajari Belitung Ali Nurudin menyerahkan sertifikat kepada General Manajer PT Pelindo (persero) Cabang Tanjungpandan Hambar Wiyadi, Rabu (16/12/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Manajemen PT Pelindo II (Persero) Cabang Tanjungpandan menerima sertifikat tanah dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung untuk lahan seluas 1.777 meter persegi di Jalan Kerjan, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung

Sertifikat yang diterbitkan BPN Kabupaten Belitung nomor 00690 itu merupakan penyelamatan aset dengan nilai hampir satu miliar.

Penyerahan dilakukan Kajari Belitung Ali Nurudin kepada General Manager PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjungpandan Hambar Wiyadi disaksikan Kepala BPN Kabupaten Belitung Agustinus W Sahetapi di Pandan House Resto pada Rabu (16/12/2020).

“Hal ini merupakan wujud konkrit dari kerjasama antara Kejari Belitung dengan PT Pelindo Cabang Tanjungpandan yang tertuang dalam perjanjian kerjasama pada tanggal 23 Juli 2020 tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. Dimana salah satunya penyelamatan aset milik negara atau BUMN," ujar Kajari Belitung Ali Nurudin.

Ia mengatakan dalam penyelesaian aset tanah tersebut pada prosesnya juga melibatkan warga dan pemerintah desa setempat.

Langkah persuasif yang ditempuh Pelindo membuahkan kesepakatan dengan masyarakat sehingga aset tersebut berhasil diselamatkan.

Ia menegaskan yang terpenting dalam hal ini adalah kejelasan status dari lahan tersebut.

Sebab, jika suatu saat Pelindo ingin memanfaatkan dengan bekerja sama dengan pihak lain, maka keabsahan secara hukum sudah jelas.

"Pendekatannya humanis dan untuk sementara ini masyarakat tetap bisa di sana sebelum aset itu dimanfaatkan," kata Ali.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Belitung Agustinus W Sahetapi mengatakan penerbitan sertifikat memang sudah menjadi tupoksinya.

Namun dikarenakan Pelindo termasuk BUMN dan asetnya tercatat milik negara maka prosesnya berbeda dengan kepengurusan sertifikat pada umumnya.

"Kami di BPN punya moto sederhana, ikan sepat ikan gabus ikan lele, makin cepat makin bagus tidak bertele-tele. Kalau ada hal yang kurang jelas, segera dikomunikasikan ke kami," katanya. (posbelitung.co /dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved