Breaking News:

Negara Jazirah Arab Pro ke Israel, Indonesia Tegaskan Tolak Hubungan Diplomatik dengan Negara Yahudi

Indonesia akan tetap pada posisi tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan negara Yahudi penindas Negara Palestina

Kolase Tribunnews.com
Militer Israel vs Indonesia 

Apalagi, Joe Biden yang terpilih menjadi presiden AS berencana untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran setelah sebelumnya AS keluar dari kesepakatan tersebut pada 2018 di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Berdasarkan hal itu, tidak heran apabila setelah Biden dilantik, Arab Saudi akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel

Analisisnya adalah, dengan kekayaan minyak Arab Saudi dan posisinya sebagai 'pelindung' 2 situs Islam paling suci, memungkinkan Israel menentang upaya Biden dalam menghidupkan kembali perjanjian nuklir dan normalisasi AS-Iran.

Israel jelas lebih merasa "kuat" jika menentang upaya Biden apabila bergandengan dengan Arab Saudi karena bobotnya akan lebih besar ketimbang masing-masing negara bertindak secara terpisah.

Indonesia Tegaskan Tolak Israel

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi mengecam keras rencana Israel untuk menganeksasi wilayah Palestina.
Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi mengecam keras rencana Israel untuk menganeksasi wilayah Palestina. (Dok Kemlu RI)

Sebuah tulisan dari The Jerusalem Post, Minggu (13/12/2020) mengklaim bahwa Indonesia ikut membuka hubungan Diplomatik dengan negara Yahudi itu yakni Israel.

Hal ini disebutkan setelah sejumlah negara di jazirah arah telah merapatkan hubungan diplomatiknya ke Israel, termasuk Arab Saudi.

Dan negara yang terbaru merapat ke negara Yahudi itu adalah Kerajaan Maroko.

Sementara Indonesia secara tegas membantah klaim yang dimuat oleh The Jerusalem Post.

Indonesia akan tetap pada posisi tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan negara Yahudi penindas Negara Palestina.

Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi secara tegas membantah isu yang mengatakan bahwa Indonesia akan menormalisasi hubungan dengan Israel.

Retno mengatakan posisi dasar Indonesia soal Palestina sangat jelas, masih tetap mendukung kemerdekaan negara tersebut.

"Hingga saat ini tidak terdapat niatan Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," kata Retno dalam konferensi pers daring, Rabu (16/12/2020).

Retno mengatakan Indonesia akan konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan mengedepankan solusi dua negara sebagai jalan keluar dari pertikaian tersebut.

Sebelumnya Juru Bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah juga telah menegaskan posisi Indonesia terhadap Palestina dan Israel kepada beberapa media.

Hal tersebut juga sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo kepada Menlu.

"Dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina berdasarkan two state solution dan parameter Internasional lain yang telah disepakati secara konsisten akan tetap dijalankan," kata Retno.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Negara-negara Arab Kini secara Resmi Mengakui Israel?", dan Tribunnews.com dengan judul Menlu RI Tegas Bantah Indonesia Akan Pro Israel

Penulis: Hendra
Editor: Hendra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved