Breaking News:

Nasib Bulutangkis Indonesia, Group Djarum Tak Sponsori PBSI, Pengamat Berikan Saran Ini

Persaingan sponsor untuk mendukung kemajuan olahraga Indonesia dalam hal ini bulutangkis adalah hal wajar saja terjadi

BadmintonIndonesia
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menang atas Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di ajang semifinal bulutangkis beregu putra Asian Games 2018, Kevin/Marcus menuntaskan perlawanan Kamura/Sonoda dalam dua game langsung dengan skor 21-18, 21-12, Selasa (21/8/2018). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA –  Peran Djarum dalam mengangkat prestasi bulutangkis di Indonesia sangat lah besar.

Namun, kedepannya Group Djarum tak lagi mensponsori kegiatan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Kontraknya berakhir hingga akhir tahun atau Desember 2020.

Sejauh ini, pihak grup Djarum belum memastikan apakah akan melanjutkan kerjasama dengan PSBI atau tidak.

Salah satu peran grup Djarum membantu PBSI yakni menjadi sponsor perhelatan Indonesia Open dan Sirkuit Nasional (Sirnas).

Tak hanya itu, Djarum melalui klubnya, PB Djarum juga kerap memunculkan atlet-atlet berkualitas antara lain Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad.

BACA JUGA:

--> Tak Lagi Jadi Sponsor Bulutangkis Indonesia, Group Djarum Bersyukur dan Happy Karena Hal Ini

Pengamat olahraga nasional, Budiarto Shambazy berharap grup Djarum tetap mensponsori PBSI meskipun akan banyak sponsor lainnya yang bakal masuk untuk mendukung PBSI ke depannya,

Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan Ahsan dan Hendra Setiawan bertanding melawan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (18/1/2020). Ahsan dan Setiawan melaju ke final setelah menang 21-12, 18-21, dan 21-17.
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan Ahsan dan Hendra Setiawan bertanding melawan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (18/1/2020). Ahsan dan Setiawan melaju ke final setelah menang 21-12, 18-21, dan 21-17. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Menurutnya, persaingan sponsor untuk mendukung kemajuan olahraga Indonesia dalam hal ini bulutangkis adalah hal wajar saja terjadi sejauh hal itu demi untuk prestasi bulutangkis itu sendiri.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved