Breaking News:

Berita Sungailiat

Berkas Perkara Penggerebekan Pabrik Arak Dinyatakan P21

Setelah bergulir hampir empat bulan, berkas kasus penggerebekan pabrik arak yang dilakukan Bupati Belitung bersama Satpol PP dinyatakan lengkap

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
posbelitung.co/Disa Aryandi
Ilustrasi penggerebekan pabrik arak beberapa waktu lalu 

POSBELITUNG.CO -- Setelah bergulir hampir empat bulan, berkas kasus penggerebekan pabrik arak yang dilakukan Bupati Belitung bersama Satpol PP akhirnya dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa peneliti Kejari Belitung pada Jumat (18/12/2020).

Kemudian, Penyidik Sat Narkoba Polres Belitung yang menangani kasus tersebut akan segera melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan sebelum libur natal dan tahun baru (nataru) 2020.

"Hasil koordinasi dengan jaksa sudah dinyatakan lengkap atau P21. Kalau surat resminya terbit hari ini, Senin atau Selasa kami lakukan tahap dua," ujar Kasat Narkoba Polres Belitung AKP Naek Hutahayan kepada posbelitung.co.

Ia menjelaskan semenjak pelimpahan perkara dari PPNS Satpol PP Kabupaten Belitung, jajaran Sat Narkoba langsung menetapkan dua tersangka yaitu Fan Tjin (64) dan Ester (62).

Keduanya diduga memproduksi arak tanpa ijin di sebuah gubuk papan yang berlokasi di Jalan Bicong, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Kedua tersangka diancam hukuman kurungan dua tahun penjara atau denda maksimal Rp 4 miliar.

Selain memeriksa para saksi, penyidik Sat Narkoba juga harus menghadirkan saksi ahli berdasarkan petunjuk jaksa.

Tiga saksi ahli yang dihadirkan yaitu ahli laboratorium BPOM, ahli pidana dari universitas di Jogyakarta dan ahli agama atau budaya.

"Semenjak Agustus kemarin kami sudah tetapkan tersangka dan mulai lah prosesnya bolak-balik," kata Hutahayan.

Sementara itu, untuk lokasi kedua di Jalan Kapten Saridin Dalam, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, penyidik masih menemukan jalan buntu.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved