Breaking News:

Meski Dianggap Tren Paling Aneh di Tahun 2020, Program Penerbangan Tanpa Tujuan Laris Manis

Hampir seluruh negara menutup perbatasan mereka, sehingga pelaku pariwisata mulai memasarkan perjalanan virtual.

Editor: Novita
KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi pesawat terbang. 

Ini menjadikannya sebagai satu penerbangan dengan penjualan tercepat dalam sejarah maskapai.

Selain Qantas, maskapai All Nippon Airways juga menawarkan pengalaman yang sama.

Tercatat, lebih dari 50.000 orang memesan kursi pada penerbangan Agustus lalu.

Sementara itu, 300 kursi untuk penerbangan bertema Hello Kitty dengan EVA Air di Taiwan dengan cepat terjual setelah maskapai tersebut mengumumkan penerbangan itu pada Agustus lalu.

Dengan tempat yang sempit, risiko terpapar, dan pemborosan sumber daya alam, tentu sulit dipahami mengapa banyak orang tertarik untuk naik penerbangan tanpa tujuan.

Oleh karena itu, penerbangan tanpa tujuan dianggap tren paling aneh di tahun 2020 ini.

Sementara itu, maskapai memiliki banyak faktor untuk meluncurkan penerbangan tanpa tujuan.

Dalam pernyataan pers yang dikirim ke Insider, Eva Air mengatakan bahwa penerbangan tanpa tujuan akan membantu pilot mempertahankan lisensi mereka.

Tak hanya itu, para pramugari juga tetap bisa menjaga keahlian mereka. Dan yang paling penting, pesawat tetap beroperasi.

Sedangkan dari sisi penumpang, penerbangan tanpa tujuan dapat mengobati kerinduan mereka terhadap pengalaman bepergian.

Sementara yang lainnya mengatakan bahwa mereka merindukan sajian makanan dan minuman dalam penerbangan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul : Meski Laku Keras, Penerbangan Tanpa Tujuan Dianggap Tren Paling Aneh Tahun Ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved