Breaking News:

Advertorial

Dua Tahun Kepemimpinan H Sahani Saleh dan Isyak Meirobie Berhasil ukir Berbagai Prestasi

JELANG 2 (Dua) tahun kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Belitung Terpilih  Periode 2018-2023, H. Sahani Saleh, S.Sos. dan Isyak Meirobie, S

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Peletakan batu pertama MGallery Hotel by Sofitel oleh Bupati Belitung Sahani Saleh dan Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kamis (19/12/2019). 

“Prestasi itu harus berdampak positif kepada orang lain, bukan pada seberapa besar dan banyaknya prestasi yang diraih, pastinya pula prestasi yang diraih tersebut harus dengan cara terhormat. Memenangkan persaingan tanpa harus mengorbankan atau menyakiti orang lain apalagi bermain curang adalah prinsip dan komitmen saya. Dan, saya pun meyakini bahwa prestasi adalah buah kerja keras dan proses yang panjang, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apa yang diraih hari ini adalah buah dari apa yang kita tanam sebelumnya. Saya pun meyakini bahwa ketinggian prestasi itu adalah bermuara pada jiwa yang besar dan mulia serta terhormat. Jadi, tidak ada dalam kamus Pemerintah Kabupaten Belitung untuk sebuah prestasi mesti bayar-membayar, beli-membeli piala dan penghargaan, atau yang lebih parah lagi mengklaim capaian kinerja dan prestasi pihak lain sebagai buah kerja kita. Prestasi yang diraih Pemkab Belitung, semuanya karena kerja ikhlas dan ketulusan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Ya, itu saja, tulus ikhlas dalam bekerja,” tegas Sanem.

“Ke depan, akan semakin  banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Refleksi kinerja tahun 2020 akan menjadi umpan balik positif untuk pembangunan berkelanjutan di masa mendatang. Prestasi yang diraih di tahun ini adalah pemicu untuk kerja keras berikutnya bahkan cambuk untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Belitung untuk saling bekerjasama agar semakin banyak lagi capaian positif yang diraih. Dan, pukulan terberat kita saat pandemi Covid-19 melanda harus dijadikan evaluasi untuk lebih cerdas lagi dalam bertindak dan memutuskan kebijakan. Kembali di setiap moment saya selalu mengajak agar tidak lupa untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab, sebab prestasi tidak akan pernah dapat di raih oleh orang-orang yang sakit, tandas Sanem mengakhiri. (*)

Tahun 2020 Tahun percobaan, Tahun 2021 Tahun pemulihan

Isyak Meirobie (Wakil Bupati Belitung)

Sejak dilantik 2 thn lalu , Pak Sanem dan saya terus melakukan akselerasi percepatan pembangunan , khususnya memperbaiki internal penyelenggaraan pemerintahan dari sisi administrasi, kinerja dan Inovasi.
Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepuasan publik terhadap pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Ada 16 program inovasi yang menjadi materi kampanye kala kami mencalonkan diri di 2018 lalu dan kini semua program tersebut terdokumentasi dalam RPJMD(Rencana pembangunan Jangka Menengah daerah) yang wajib kami laksanakan sebagai upaya memenuhi harapan publik.
Sepanjang 2019 tak kurang dari 8 program telah diluncurkan dan dikelola secara konsisten walau kami menyadari masih banyak tentunya kekurangannya disana sini.

Program tersebut adalah :
Sehati(sistem pelayanan kesehatan terintegrasi),
Lebah(laskar bersih dari sampah),
Pelanduk( pelayanan medik untuk kampung) dengan ambulance darurat 119 baik itu mobil maupun motor.
Besadu (Belitung saluran aspirasi dan pengaduan), Ambong(asistensi dan asupan gizi dan makanan tambahan untuk bayi dan ibu mengandung),
Baguk(Bagi bibit gratis untuk kampung),
Beruah (Bantuan perbaikan dan pembangunan rumah ibadah),
Simpor (sistem pendampingan pendidikan dan olahraga) untuk beasiswa dan bantuan pendidikan,

Kemudian di tahun 2020 walau kita sedang dihadapkan dengan pandemi Covid-19 , pemda terus berinovasi dengan peluncuran program Simpor(sistem pendampingan pendidikan dan olahraga )untuk bidang olahraga, dalam hal ini bantuan untuk olahragawan berprestasi. Banyak program yang mestinya bisa dilaksanakan lebih cepat , namun pemda memilih berkonsentrasi memulihkan kondisi masyarakat dari pandemi Covid-19 dan ekonominya.

Raihan apresiasi berupa penghargaan dari berbagai pihak baik itu pemerintah pusat, maupun daerah serta instansi /organisasi lainnya telah menjadi sebuah legitimasi bahwa kerja pemda tidak sia sia dan menjadikan apresiasi tersebut sebagai pemacu kecepatan melayani dengan lebih konsisten dan berkomitmen.

Di akhir 2020 ini raihan penghargaan sebagai kabupaten sangat inovatif telah membuat program program inovasi diakui sebagai awal yang baik agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan dari pemerintah.
Tahun 2021 adalah tahun pemulihan, kami percaya bahwa kita semua akan bangkit dan terbang tinggi. Kita akan pulih dari pandemi, pulih juga dari keterpurukan ekonomi.

Karena itu kami akan terus bergerak, bekerja dan melayani masyarakat sampai akhir masa jabatan di Desember 2023 nanti.

Semoga Tuhan senantiasa melindungi dan mencurahkan berkat Nya kepada seluruh masyarakat Belitung. (*)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved