Setelah Arab, Israel Jadikan Indonesia Target Utama, Ngotot Hubungan Diplomatik Demi Rencana Ini

Israel mencoba merayu Indonesia agar terjalin hubungan diplomatik dengan memberikan banyak program yang lebih menguntungkan Indonesia

Editor: Hendra
Freepik/Leoaltman
Bendera negara Israel dan Indonesia. 

POSBELITUNG.CO, -- Negara Yahudi yakni Israel kini telah diterima oleh negara-negara muslim di jazirah Arab.

Sementara Indonesia sejauh ini baru hubungan dagang.

Sedangkan diplomatik belum terjadi.

Indonesia yang merupakan negara muslim terbesar di dunia menjadi tujuan utama negara Yahudi itu.

Apa rencana Israel untuk Indonesia?

Berikut ini ulasan Larry Luxner yang terlansir dir blogs.timesofisrael.com dengan judul " Israel-Asia Center prepares for next big prize: Indonesia".

Pada 3 Januari 2020, Israel-Asia Center yang berbasis di Yerusalem akan memulai program Israel- Indonesia Futures dalam kemitraan dengan Start-Up Nation Central.

Kolaborasi online, yang bertujuan untuk menghubungkan para pemimpin masa depan kedua negara, berfokus pada lima tantangan spesifik yang telah diajukan oleh perusahaan multinasional Israel dan Indonesia, perusahaan rintisan dan sosial.

Memperluas dukungan untuk inovator sosial di empat kota yang terletak di pulau selain Pulau Jawa yang padat penduduk, rumah bagi 56% penduduk Indonesia.

Menggunakan teknologi digital dan ponsel cerdas untuk membantu memantau sindrom metabolik, salah satu masalah perawatan kesehatan kronis paling mendesak di Indonesia.

Mendirikan pusat pendidikan dan pelatihan inovasi di atas lahan seluas lima hektar di Bali untuk melayani Indonesia dan Asia Tenggara.

Mengembangkan model wanatani untuk meningkatkan produksi kopi di Indonesia, yang telah menjadi produsen kopi terbesar keempat di dunia, namun hanya memiliki hasil per hektar sepertiga dari Brasil.

Memerangi penyebaran COVID-19 di Indonesia, yang pada penghitungan terakhir melaporkan hampir 665.000 infeksi hingga saat ini, dan hanya di bawah 20.000 kematian.

“Kami telah merekrut tim yang terdiri dari para pemimpin Israel dan Indonesia yang mapan dan baru untuk setiap tantangan, menyatukan kombinasi yang tepat dari pengalaman, pengetahuan, dan jaringan untuk bekerja sama mengembangkan solusi untuk tantangan yang ditugaskan kepada mereka,” kata

Halaman
1234
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved