Breaking News:

Jendral Bintang Satu Minta Uang Rp 500ribu, Ngaku Direktur di Bareskrim, Ditangkap Ternyata Gadungan

kasus ini terungkap usai laporan dari seorang warga, Wisma Bharuna, yang mengaku diperas sebesar Rp 500.000.

Editor: Hendra
KOMPAS/RATIH PRAHESTI SUDARSONO
Ilustrasi polisi gadungan. 

POSBELITUNG.CO, -- Aparat kepolisian dari Polda Bali menangkap seorang pria dalam kasus dugaan penipuan.

Pria berinisial SAA (43) mengaku memjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Sahar.

Namun apesnya, aksi penipuannya terbongkar hanya gara-gara uang Rp 500.000.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho mengatakan, kasus ini terungkap usai laporan dari seorang warga, Wisma Bharuna, yang mengaku diperas sebesar Rp 500.000.

"Pelaku berpura-pura sebagai Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Sahar kemudian meminta sejumlah uang ke korban dengan alasan sebagai biaya operasional," kata Yuliar dalam keterangan tertulis, Kamis (24/12/2020).

Yuliar menjelaskan, SAA menghubungi korban melalui pesan WhatsApp dan mengaku sebagai Direktur Tipiter Bareskrim Polri.

Dalam akun WhatsApp yang digunakannya, SAA memakai foto Brigjen Sahar.

"Foto itu diperoleh dari internet," kata Yulius.

Setelah itu, pelaku meminta uang kepada korban dengan dalih biaya operasional.

Korban yang percaya mengirimkan uang sebesar Rp 500.000 ke pelaku pada 1 Desember 2020.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved