Breaking News:

Dilarang Terbang Karena Penumpang Positif Corona, Batik Air: Kami Sudah Verifikasi dan Validasi

Pihak Batik Air menyampaikan keterangan resmi terkait lima penumpang penerbangan ID-6220 rute Jakarta-Pontianak yang terpapar Covid-19.

Editor: M Ismunadi
Ist (Batik Air)
Ilustrasi - Dilarang Terbang Karena Penumpang Positif Corona, Batik Air: Kami Sudah Verifikasi dan Validasi 

Dilarang Terbang Karena Penumpang Positif Corona, Batik Air: Kami Sudah Verifikasi dan Validasi

POSBELITUNG.CO - Pihak Batik Air menyampaikan keterangan resmi terkait lima penumpang penerbangan ID-6220 rute Jakarta-Pontianak yang terpapar Covid-19 pada 22 Desember 2020.

Pesawat Batik Air ini diketahui berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan jika pada penerbangan tersebut, pihaknya sudah menjalankan operasional sesuai aspek keselamatan, keamanan (safety first) dan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Baca juga: 5 Penumpang Pesawat Batik Air Jakarta-Pontianak Positif Covid-19, Dijemput untuk Diisolasi

"Dalam operasional penerbangan Batik Air bertugas sebagai pengangkut (menerbangkan) para tamu (penumpang)," tulis Danang melalui rilis resmi Batik Air yang diterima Kompas.com, Jumat (25/12/2020).

Menurut Danang, sebagaimana ketentuan persyaratan perjalanan udara, para tamu (penumpang) yang akan bepergian menggunakan pesawat udara telah menjalani pemeriksaan uji kesehatan di instansi kesehatan dan telah ditandatangani oleh tim medis.

"Dalam hal ini, Batik Air tidak melakukan uji kesehatan kepada setiap tamu," lanjut Danang.

Baca juga: 29 Penumpang Batal Naik KA di Stasiun Purwokerto, Dinyatakan Positif Covid-19

Soal validasi dokumen tes kesehatan Pihak Batik Air sendiri menentukan penumpang layak atau tidak masuk ke kabin pesawat udara setelah melalui serangkaian pemeriksaan (verifikasi dan validasi) dokumen serta barang bawaan saat di bandara keberangkatan.

Tahapannya juga sudah dirinci sebagai berikut:

  1. Penumpang menyerahkan surat keterangan hasil uji kesehatan Covid-19 dari instansi kesehatan yang ditunjukkan penumpang kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP),
  2. KKP memeriksa dan mengesahkan dari surat keterangan tersebut,
  3. Pemeriksaan keamanan pertama (security check point 1) oleh petugas aviation security pengelola bandara,
  4. Pemeriksaan keamanan kedua (security check point 2) oleh petugas aviation security pengelola bandara.

Baca juga: Update Covid-19 Belitung : Hari Natal Tiga Orang Terpapar Covid-19, Dua Orang Jalani Isolasi Mandiri

Artinya, tidak hanya Batik Air saja yang melakukan pemeriksaan, tetapi juga banyak pihak lainnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved