Breaking News:

Meski Belum Ada Bukti Varian Baru Virus Corona Ganggu Efektivitas Vaksin, Menristek: Tetap Waspada

Belum ada bukti bahwa mutasi virus Covid-19 yang muncul di Inggris bisa mempengaruhi efektivitas vaksin. Meski begitu masyarakt diminta tetap waspada.

Editor: M Ismunadi
Tribunnews/Jeprima
Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro saat wawancara khusus dengan Tribun Network di Kantor Kementerian Riset dan Teknologi Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. 

Meski Belum Ada Bukti Varian Baru Virus Corona Ganggu Efektivitas Vaksin, Menristek: Tetap Waspada

POSBELITUNG.CO - Menteri Riset dan Teknologi ( Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa, sampai saat ini belum ada bukti bahwa mutasi virus Covid-19 yang muncul di Inggris bisa mempengaruhi efektivitas vaksin.

Oleh karenanya pengembang vaksin Covid-19 hingga saat ini masih sesuai dengan peta jalan.

Namun Bambang mengingatkan bahwa, Covid-19 merupakan virus yang masih bagian dari virus corona yang artinya sangat dekat dengan virus flu.

Baca juga: Update Covid-19 Belitung : Hari Natal Tiga Orang Terpapar Covid-19, Dua Orang Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Indonesia Dikepung Varian Baru Virus Corona, Singapura Susul Australia Laporkan Temuan

 

ilustrasi virus corona
ilustrasi virus corona (Freepik)

Virus flu sendiri untuk vaksinnya setiap dua hingga tiga tahun sekali harus dilakukan update, karena mutasi yang masih terjadi.

"Paling tidak sampai mutasi yang terjadi di Inggris ini belum ada ada bukti bahwa strain ini atau varian ini bisa mengganggu efektivitas dari vaksin, jadi pengembangan vaksin tetap on track," jelas Bambang dalam diskusi Virtual di BNPB pada Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Dilarang Terbang Karena Penumpang Positif Corona, Batik Air: Kami Sudah Verifikasi dan Validasi

Baca juga: Ditemukan Lagi Varian Baru Virus Corona, Berbeda dari Temuan di Inggris dan Afrika Selatan

Varian baru dari virus Covid-19 yang ada di Inggris disebut memiliki tingkat penularan yang lebih cepat.

Maka Bambang menekankan meski belum ditemukan adanya pengaruh varian baru tersebut terhadap vaksin, namun tingkat penularan yang lebih cepat patut diwaspadai.

"Tentu kita harus sangat waspada. Dengan peningkatan kasus positif dan infeksi yang tinggi kita harus jaga agar varian ini tidak buat keadaan jadi berat," imbuhnya.

Selengkapnya tonton video berikut:

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.TV dengan judul Ada Mutasi Virus Corona di Inggris, Bagaimana Nasib Vaksin RI?

Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved