Breaking News:

Berita Belitung

Wajib Rapid Test Antigen, Penumpang Express Bahari 3E Turun Drastis

Penumpang kapal cepat Express Bahari 3E turun drastis sekitar 25 persen dari hari biasanya 40 persen dari kapasitas.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
(posbelitung.co/dede s)
Kapal cepat Express Bahari 3E sandar di dermaga Laskar Pelangi PT Pelindo II Cabang Tanjungpandan, Jumat (24/7/2020). 

POSBELITUNG.CO -- Penumpang kapal cepat Express Bahari 3E turun drastis sekitar 25 persen dari hari biasanya 40 persen dari kapasitas.

Hal ini dikarenakan penumpang jasa pelayaran penyeberangan Bangka dan Belitung itu diwajibkan melakukan rapidtest antigen.

Biaya rapid test antigen yang lebih mahal dibandingkan harga tiket dinilai kurang efektif.

"Hari ini mulai berlaku full antigen dan hasilnya tidak sesuai harapan, pendapatan penumpang di bawah 25 persen dari total kapasitas. Biaya rapid yang lebih mahal dari tiket membuat orang berpikir untuk bepergian kecuali memang penting," ujar Pimpinan PT Inti Sakti Makmur Cabang Belitung Ivan Febrianto kepada posbelitung.co, Jumat (25/12/2020).

Ia menjelaskan berdasaran surat edaran Gubernur Kepulauan Babel tertanggal 18 Desember 2020 lalu menyebutkan setiap orang yang bepergian keluar dan masuk Provinsi Kepulauan Babel diwajibkan melampirkan surat keterangan rapid test dengan antigen atau swab test PCR.

Pemberitahuan tersebut berlaku bagi penumpang untuk angkutan udara, laut dan penyeberangan.

Menurut Ivan, Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan sebagai eksekutor di lapangan berpedoman pada surat edaran tersebut.

"Walaupun edaran tersebut isinya untuk keluar masuk Provinsi Babel. Dan hal tersebut banyak dapat komplain dari calon penumpang kepada kami sebagai operator, mungkin mereka kira kami yang menentukan kebijakan," katanya. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved