Breaking News:

Ternyata Sulit Menemukan Kembang Api yang Berwarna Biru Terang Lo! Ini Penjelasannya

Namun, coba kamu perhatikan. Kembang api umumnya tidak memancarkan cahaya warna biru terang, lo. 

Editor: Novita
Bangkapos.com/Resha Juhari
Pijaran kembang api menghiasi langit di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang pada perayaan pergantian tahun 2016 ke 2017, Minggu (1/1/2017). 

Namun, pemanasan atau paparan suhu panas pada warna ini ada batasnya.

Suhu yang terlalu tinggi atau panas dalam kembang api untuk membuat ledakan dan memanaskan adonan warna di dalamnya, justru bisa memecah molekul warna dan membuat pigmen warna memudar bahkan menghilang.

Ada Molekul Warna yang Lebih Kuat dari Molekul Lainnya

Setiap molekul warna yang digunakan dalam kembang api memiliki kekuatan terhadap suhu panas yang berbeda-beda.

Contohnya adalah strontium chloride, yaitu campuran bahan kimia yang digunakan untuk membuat warna merah bisa bertahan hingga suhu 816 derajat Celcius, yang bahkan lebih panas dari suhu beberapa lava.

Sayangnya, untuk membuat warna biru terang, digunakan campuran bahan kimia yang molekulnya tidak sekuat molekul pembentuk warna merah.

Campuran bahan kimia yang digunakan untuk membuat warna biru terang adalah copper chloride yang lebih rentan terhadap panas dibandingkan strontium chloride.

Saat molekul copper chloride bisa memancarkan warna biru terang, yaitu pada suhu 538 derajat Celcius, saat itu juga molekul warna biru terang ini akan terpecah.

Ini artinya, ahli kembang api harus membuat campuran yang tepat untuk membuat warna biru terang muncul di kembang api, tapi tidak terlalu panas hingga molekul warna terpecah.

Warna Biru Terang Bisa Dibuat Menggunakan Zat Berbahaya

Halaman
1234
Sumber: Kidnesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved