Breaking News:

DJP Beri Kelonggaran, Materai Rp 3.000 dan Rp 6.000 Masih Berlaku, Nilai Minimal Rp 9.000

Per 1 Januari 2021, pemerintah mulai memberlakukan meterai dengan tarif tunggal, yakni Rp 10.000. Namun ada kelonggaran dari DJP.

Warta Kota
Bea materai Rp 3 ribu dan Rp 6 ribu akan dihapus untuk diganti menjadi Rp 10 ribu atau mengalami kenaikan mulai Januari 2021. 

DJP Beri Kelonggaran, Materai Rp 3.000 dan Rp 6.000 Masih Berlaku, Nilai Minimal Rp 9.000

POSBELITUNG.CO - Per 1 Januari 2021, pemerintah mulai memberlakukan meterai dengan tarif tunggal, yakni Rp 10.000.

Tarif tersebut menggantikan tarif yang selama ini berlaku, yakni Rp 3.000 dan Rp 6.000.

Namun demikian, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama menjelaskan, selama setahun ini diberlakukan masa transisi.

Dia pun menjelaskan, meterai lama masih bisa digunakan dengan nilai minimal Rp 9.000.

Baca juga: Jadwal Lengkap Liga Inggris Malam Ini, Chelsea dan Manchester City Berebut di Buntut Man United

"Tarif bea meterai Rp 10.000 sudah berlaku mulai tanggal 1 Januari 2021. Untuk itu masyarakat dapat menggunakan benda meterai yang saat ini masih ada, dengan nilai minimal Rp 9.000," jelas Hestu ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (3/1/2021).

Hestu menjelaskan, ada tiga cara untuk menggunakan kedua meterai lama tersebut.

Cara pertama, yakni menempelkan meterai Rp 6.000 dan Rp 3.000 secara berdampingan, kemudian menggunakan dua meterai Rp 6.000, atau dengan tiga meterai Rp 3.000.

"Ini dapat dilakukan paling lambat sampai akhir 2021," jelas dia.

Baca juga: Besok, 3 Bansos Mulai Disalurkan Kepada 38,8 Juta Penerima, Mensos: Jangan untuk Beli Rokok

Hestu pun menjelaskan, saat ini otoritas fiskal masih dalam tahap mendesain dan mencetak meterai baru tarif Rp 10.000.

Halaman
12
Editor: M Ismunadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved