Breaking News:

Covid-19 Guncang Semua Sektor UMKM, Pemerintah Siapkan Langkah Kebijakan

Mewabahnya Covid-19 menyebabkan goncangan serius bagi UMKM, baik dari sisi supply maupun demand dan hampir di semua sektor.

Editor: Tedja Pramana
Posbelitung.co /Adelina Nurmalitasari
Sandiaga Uno saat mengunjungi pelaku UMKM abon ikan di Belitung, Jumat (30/10/2020). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Produktivitas dan Daya Saing Herustiati mengatakan, tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi UMKM.

Mewabahnya Covid-19 menyebabkan goncangan serius bagi UMKM, baik dari sisi supply maupun demand dan hampir di semua sektor.

"Berbagai hasil survei dampak pandemi Covid -19 terhadap UMKM menunjukkan berbagai masalah pada setiap aspek bisnis," jelas Herustiati, pada acara Refleksi 2020 dan Outlook 2021, mengutip siaran resminya, Senin (4/1/2021).

Lebih lanjut Herustiati mengatakan, terjadi penurunan permintaan pelanggan dan kesulitan berjualan. Sementara dari aspek produksi, terjadi kenaikan harga barang baku, kesulitan mendapat bahan baku, serta aspek keuangan.

Oleh sebab itu, lanjut dia, pemerintah telah menyiapkan langkah kebijakan untuk mengatasi Covid-19, termasuk di bidang ekonomi untuk memperkuat pondasi keberlangsungan usaha koperasi dan UMKM (KUMKM) melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan berbagai program bantuan bersifat moneter, mulai dari BanPres Produktif Usaha Mikro, bantuan produktif untuk ultra-mikro dan mikro, restrukturisasi dan subsidi suku bunga kredit usaha mikro, restrukturisasi kredit untuk koperasi, hingga bantuan non-moneter seperti pendampingan UMKM," papar Herustiati.

Dalam hal pendampingan UMKM, lanjut Herustiati, KemenKopUKM bersinergi dan berkolaborasi dengan asosiasi, komunitas, akademisi, maupun Perusahaan Teknologi Indonesia.

"Kami juga mengoptimalkan fungsi PLUT sebagai sarana pendampingan UMKM yang tersebar di 71 Kabupaten/Kota dengan jumlah pendamping 409 orang, untuk bersama-sama bergotong royong membantu UMKM," ujar Herustiati.

Herustiati menambahkan, strategi pendampingan UMKM di era pandemi covid-19 difokuskan kepada pengembangan inovasi dan kreativitas, baik di level produk maupun pelayanan sesuai perubahan preferensi dan perilaku konsumen, dengan cara mereview proses bisnis dan memanfaatkan informasi Teknologi secara optimal.

"Tak Lupa, kita akan mereview proses bisnis dan memanfaatkan Teknologi Informasi," pungkas Herustiati. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenkop UKM: Semua Sektor UMKM Terguncang Akibat Covid-19"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved