Breaking News:

Dugaan Penipuan Grab Toko, BCA Blokir Rekening dan Grab Indonesia Akan Upaya Hukum

Kasus dugaan penipuan dan penggelapan Grab Toko terus berkembang, berawal dari posting warganet membeli 2 unit iPhone tak kunjung datang

tangkapan layar
Layanan Grab Toko Indonesia 

Sementara itu Yudha Manggala Putra yang mengaku sebagai Managing Director PT Grab Toko Indonesia sempat menyampaikan permintaan maaf di Instagram.

Berdasarkan pernyataannya, saat ini Grab Toko tengah melaporkan penggelapan uang yang dilakukan investor ke Mabes Polri Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Pihaknya pun sudah menyita aset-aset investor yang ada dan membekukan semua rekening agar terhindar dari kerugian yang lebih besar. Dia mengaku akan segera mengembalikan uang konsumen.

"Kami akan mengembalikan uang konsumen secepatnya setelah melalui proses penyidikan di kepolisian. Sekali lagi, saya meminta maaf atas kerugian yang ditimbulkan," tulisnya.

Langkah Hukum Grab Indonesia

Banyak yang mengira bahwa GrabToko merupakan bagian dari Grab Indonesia.

Merasa dirugikan, pihak Grab Indonesia pun berencana akan melakukan langkah hukum untuk melindungi reputasi mereknya.

"Kami akan melakukan langkah hukum yang diperlukan untuk melindungi reputasi merek kami," ujar Senior Manager Corporate & Policy Communication Grab Indonesia Dewi Nuraini saat dihubungi Kompas.com, Kamis (7/1/2021).

Menurut Dewi, merek yang telah telah dipakai oleh Grab telah terdaftar dan dilindugi sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Lebih jauh lagi, Dewi menjelaskan Grab Indonesia tidak mengetahui dan tidak memiliki hubungan sama sekali dengan situs web perdagangan tersebut.

Halaman
123
Editor: Rusmiadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved