Breaking News:

Arsenal Berutang Rp 2,3 Triliun, Rugi Rp 2,75 Triliun Karena Stadion Tanpa Penonton Akibat COVID-19

Arsenal terpaksa harus berutang sebesar Rp2,3 triliun karena mengalami krisis finansial selama pandemi COVID-19.

Editor: M Ismunadi
TWITTER.COM/PREMIERLEAGUE
Para pemain Arsenal merayakan gol yang dicetak Kieran Tierney ke gawang West Bromwich Albion, Sabtu (2/1/2021). 

Arsenal Berutang Rp 2,3 Triliun, Rugi Rp 2,75 Triliun Karena Stadion Tanpa Penonton Akibat COVID-19

POSBELITUNG.CO - Arsenal terpaksa harus berutang sebesar Rp2,3 triliun karena mengalami krisis finansial selama pandemi COVID-19.

Pandemi COVID-19 masih belum mereda dan memengaruhi seluruh lini kehidupan, termasuk sepak bola.

Tingginya angka infeksi COVID-19 di Inggris membuat kompetisi Liga Inggris tak bisa dihadiri penonton.

Kondisi tersebut membuat sejumlah klub mengalami kerugian karena tak mendapatkan pemasukan lewat tiket pertandingan.

Padahal, selama ini tiket pertandingan menjadi pemasukan utama bagi seluruh klub Liga Inggris, tak terkecuali Arsenal.

Baca juga: 10 Hari Lagi, Masa Depan Mesut Oezil di Arsenal Akan Diputuskan, Ada Dua Opsi

Arsenal sendiri selama ini mengandalkan 24 persen pendapatan tahunan klub dari tiket pertandingan.

Selain itu, Arsenal diperkirakan akan mengalami kerugian sebesar 144 juta pounds (Rp 2,75 triliun), jika musim 2020-2021 dilaksanakan tanpa kehadiran penonton hingga akhir musim.

Oleh karena itu, untuk menutupi krisis finansial yang mereka hadapi, Arsenal terpaksa mengambil kebijakan utang.

Kabarnya, Arsenal harus mengambil utang sebesar 120 juta pounds atau sekitar Rp2,3 triliun dari Bank of England.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved