Breaking News:

Inggris Berlakukan Lockdown Ketat, Polisi Ingatkan Warga Didenda Rp 3,8 Juta karena Bermain Salju

Warga Inggris harus membayar denda 200 poundsterling (Rp 3,8 juta) karena diketahui  telah bermain lempar bola salju selama masa lockdown.

AFP/Atta Kenare
Ilustrasi bermain salju - Inggris Berlakukan Lockdown Ketat, Polisi Ingatkan Warga Didenda Rp 3,8 Juta karena Bermain Salju 

Inggris Berlakukan Lockdown Ketat, Polisi Ingatkan Warga Didenda Rp 3,8 Juta karena Bermain Salju

POSBELITUNG.CO - Pasukan  polisi telah memperingatkan warga untuk membayar denda 200 poundsterling (Rp 3,8 juta) karena diketahui  telah bermain lempar bola salju selama masa lockdown Covid-19.

Sejumlah petugas dari Kepolisian Mercia Barat mengeluarkan peringatan keras setelah mereka menerima laporan tentang warga yang melempar bola salju ke rumah orang tua di Shropshire suatu malam.

Polisi untuk daerah Broseley dan Much Wenlock mengatakan pergi bermain di salju bukanlah alasan yang sah untuk berada di luar ruangan dan dapat mengakibatkan denda yang besar, seperti yang dilansir The Sun pada Jumat (8/1/2021).

Mereka menulis di Twitter, "Ada 2 laporan tentang bola salju yang dilempar tadi malam antara pukul 11.00 dan 11.30."

"Ini jelas bukan alasan yang dapat dibenarkan untuk keluar dari rumah Anda, perilaku ini kemungkinan besar akan menghasilkan Pemberitahuan Penalti Tetap sebesar 200 karena melanggar aturan lockdown."

Baca juga: Warga Inggris Serbu Supermarket, Baru 1 Jam Lockdown Nasional Inggris Diumumkan, Barang Pokok Ludes

Mereka kemudian mengatakan, " Bola salju yang dilaporkan dilemparkan di Broseley tadi malam antara pukul 11 dan 11.30 telah dilemparkan ke alamat penghuni lanjut usia yang rentan. Perilaku ini tidak dapat diterima kapan saja."

Para petugas sebelumnya mengungkapkan 4 denda telah dikeluarkan kepada orang-orang di wilayah pasukan mereka karena melanggar aturan Covid-19.

Mereka menambahkan, "Empat Pemberitahuan Penalti Tetap dikeluarkan tadi malam di Broseley karena pelanggaran terang-terangan dari lockdown virus corona."

"Langkah-langkah ini dilakukan untuk melindungi kita semua dan untuk menghentikan NHS agar tidak kewalahan," terangnya.

Halaman
123
Editor: M Ismunadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved