Breaking News:

Anak Tetap Ingin Penjarakan Ibunya, Sudah Dirayu Dedi Mulyadi, Berkeras Tolak Cabut Laporan Polisi

A yang kini menjadi mahasiswi di salah satu perguruan tinggi jurusan teknologi logistik di Jakarta itu ingin ibunya terus diproses secara hukum

(KOMPAS.COM/ARI WIDODO)
Dedi Mulyadi, anggota DPR RI saat melakukan sambungan telepon dengan A yang berseteru dengan ibu kandungnya, S, Minggu (10/1/2021). 

POSBELITUNG.CO, DEMAK,  -  Seorang anak kandung berinisial A (19) yang tega melaporkan dan memenjarakan ibu kandungnya sendiri tak mau mencabut laporan terhadap ibunya.

A yang kini menjadi mahasiswi di salah satu perguruan tinggi jurusan teknologi logistik di Jakarta itu ingin ibunya terus diproses secara hukum.

Meski mengaku memaafkan ibunya, A sepertinya tetap ingin ibunya diberi ganjaran hukuman penjara.

Kasus kekeradan dalam rumah tangga (KDRT) menimpa seorang ibu di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Mendapat kabar ada ibu kandung yang dipolisikan anaknya mendapat perhatian dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi pun langsung turun menemui ibu S (36) yang sempat mendekam selama dua malam di ruang tahanan Mapolres Demak, Minggu (10/1/2021).

BACA JUGA:

--> Anak Kandung Tega Penjarakan Ibunya, Dipicu Masalah Sepele, Kini Mendekam di Tahanan Polres Demak

Sebelum menemui S, Dedi terlebih dahulu menyambangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Demak Raya untuk menemui Haryanto, pengacara yang ditunjuk S untuk mendampingi kasusnya.

Dari Kantor LBH Demak Raya, Dedi beserta rombongan menuju ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Demak. 

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved