Breaking News:

Diminta WHO Bantu Vaksin Covid 19 untuk Palestina, Israel Malah Menolak Karena Alasan Ini

Penolakan itu muncul di tengah meningkatnya kecaman dari kelompok-kelompok hak asasi tentang kesenjangan yang lebar antara distribusi vaksin Covid-19

(Hyderus.com)
Ilustrasi vaksin covid-19 

POSBELITUNG.CO, RAMALLAH,  -  Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah meminta kepada Israel untuk membantu Palestina dengan memberikan vaksin Covid-19.

Tetapi permintaan secara tidak resmi dari WHO ini malah ditolak oleh negara Yahudi Ini.

Padahal WHO hanya meminta untuk membantu menyediakan vaksin Covid-19 bagi pekerga medis di Palestina saja.

Penolakan itu muncul di tengah meningkatnya kecaman dari kelompok-kelompok hak asasi tentang kesenjangan yang lebar antara distribusi vaksin Covid-19 di Israel dengan Tepi Barat dan Gaza yang diduduki.

Melansir pada Minggu (10/1/2021) Israel dilaporkan telah memecahkan rekor global untuk kecepatan program inokulasi, yang dimulai pada 20 Desember, seperti yang dilansir dari The Independent pada Minggu (10/1/2021).

Hingga Jumat (8/1/2021) sudah ada 1,7 juta orang Israel atau 18 persen lebih orang dari total populasi yang telah divaksinasi.

Namun, kontras dengan vaksin Covid-19 yang telah disediakan Israel untuk warga Palestina yang tinggal di Yerusalem timur.

Tidak ada suntikan Covid-19 yang diterima petugas medis maupun warga negara yang berjumlah hampir 5 juta di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki, di mana sistem perawatan kesehatan yang rusak dan miskin berjuang untuk mengatasi beban kasus yang melonjak.

Mengutip Konvensi Jenewa Keempat, kelompok hak asasi termasuk Amnesti menuduh Israel melakukan “diskriminasi yang dilembagakan” dan mengabaikan kewajiban internasionalnya untuk segera mendistribusikan vaksin Covid-19 secara merata serta adil kepada warga Palestina yang tinggal di bawah pendudukannya.

Israel membantah telah melakukan diskriminasi terhadap Palestina.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved