Breaking News:

Mengenal Kemahiran Denjaka, Pasukan Khusus TNI AL yang Dikerahkan Mencari Pesawat Sriwijaya Air

Pasukan khusus TNI Angkatan Laut (AL) dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) diterjunkan langsung untuk mencari korban dan bangkai pesawat Sriwijaya

Penulis: tidakada008 | Editor: Rusmiadi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Prajurit TNI mengevakuasi serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak saat melakukan pencairan di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB di ketinggian 10 ribu kaki tersebut membawa enam awak dan 56 penumpang. 

POSBELITUNG.CO - Pasukan khusus TNI Angkatan Laut (AL) dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dikerahkan untuk mencari korban dan bangkai pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Ketangguhan pasukan khusus ini tak diragukan lagi, tidak butuh waktu lama bagi pasukan Denjaka untuk berhasil menemukan serpihan pesawat di dasar laut.

Seperti dari cuplikan video dan foto yang diperoleh pers, pasukan Denjaka menyelam di bawah dasar laut dengan kedalaman di atas 10 meter tersebut.

 Di bawah hujan deras dan air laut yang berombak, pasukan terlatih TNI AL ini mencari korban dan puing-puing pesawat jatuh.

Tim SAR Gabungan dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL menemukan serpihan pesawat Sriwijaya Air di antara pulau Laki dan Pulau Lacang Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/01/2021) pagi.
Tim SAR Gabungan dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL menemukan serpihan pesawat Sriwijaya Air di antara pulau Laki dan Pulau Lacang Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/01/2021) pagi. ((Dok. Denjaka TNI AL))

Lalu seperti apa pasukan Denjaka ini?

Sebagai pasukan khusus yang dibentuk oleh TNI AL, para personel Denjaka memang merupakan orang-orang pilihan dan terbaik di satuannya.

Para personel Denjaka berasal dari personel terbaik yang semula sudah bertugas di satuan pasukan khusus TNI AL, yakni Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Intai Amfibi Marinir (Taifib).

Eksistensi Denjaka sebagai satuan antiteror aspek laut TNI dimulai sejak diterbitkannya Surat Keputusan KSAL No.Skep/2848/XI/1982 tertanggal 4 November 1982.

Ya Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) adalah pasukan khusus milik TNI AL yang memiliki kemampuan mumpuni.

Dalam berbagai atraksi di luar negeri, Denjaka kerap membuat gentar pasukan-pasukan khusus lainnya termasuk Navy SEAL dari Amerika Serikat (AS).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved