Breaking News:

Human Interest Story

Suka Duka Guru SD di Pulau Selat Nasik Belitung, Asnawati Belasan Tahun Mengabdi Membuatnya Betah

Banyak kisah suka dan duka yang dialami Asnawati yang menjadi guru di SD Negeri 8 Selat Nasik.

Dok/Asnawati
Kepala SD Negeri 8 Selat Nasik Asnawati saat bersama siswanya di Pulau Buntar, Kecamatan Selat Nasik. 

Menurutnya, cara mengajar siswa di pulau atau di mana pun sama saja. Hanya memang jumlah siswanya sedikit.

Dulu, ketika awal dia mengajar di Pulau Buntar, muridnya hampir 40 orang. Namun seiring maju kehidupan masyarakat hingga bisa membeli rumah di Tanjungpandan, warga Pulau Buntar mulai pindah.

Makanya kini masih ada 10 siswa yang belajar di SDN 8 Selat Nasik.

Pada  pandemi Covid-19 ini, menurut Asnawati, pembelajaran tetap dilaksanakan seperti biasanya, karena paling dalam sekelas hanya ada satu hingga empat siswa saja.

Ia juga menyebut sekolah itu juga memiliki dua lokal, serta dilengkapi rumah dinas guru, dan perpustakaan. Kini ada total lima tenaga pendidik yang mengabdi di sekolah tersebut.

"Kalau ujian masih banyak tertulis, kalau di pulau tertulis. Tapi tahun lalu, Agustus 2020, kami dapat bantuan laptop, proyektor baru. Alhamdulillah murid jadi tahu ngeliat layar macam orang lain, guru pun sudah mengajar menggunakan proyektor," ucapnya.

Bagi Asnawati, banyak pengalaman berkesan yang membuatnya betah mengabdikan diri di sana.

Semisal bisa sering berkumpul bersama rekan-rekan guru, hingga terbiasa memasak dan makan bersama.

Kekeluargaan dengan sesama rekan guru hingga warga di sana membuatnya pun berencana mengabdi hingga masa pensiun.

Delapan SD Terluar, Tantangan bagi Guru

Halaman
123
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved