Breaking News:

Menkominfo Minta Masyarakat Waspada Dengan Aturan Baru WhatsApp

Sosial media kini menjadi elemen penting yang sangat digunakan di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: tidakada008 | Editor: Rusmiadi
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Menteri Komunikasi dan Informatika Nasdem Johnny G Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019). 

POSBELITUNG.CO - Keberadaan sosial media jadi bagian yang penting digunakan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Dari sekian banyak media sosial, satu diantaranya yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia yakni WhatsApp.

Namun, sebentar lagi aplikasi pesan instan ini punya kebijakan baru.

Aturan yang akan berlaku efektif pada 8 Februari 2021 tersebut "memaksa" pengguna setuju data-data mereka diteruskan WhatsApp ke Facebook sebagai perusahaan induk.

Menanggapi hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengimbau masyarakat agar semakin berhati-hati dalam menggunakan media sosial, dengan selalu membaca kebijakan privasi sebelum menggunakan layanan dan memberi persetujuan data pribadi.

"Ada berbagai platform media sosial yang tersedia. Kominfo meminta masyarakat untuk semakin waspada dan bijak, dalam menentukan media sosial yang mampu memberi perlindungan data pribadi dan privasi secara optimal," ujar Johnny kepada KompasTekno, Senin (12/1/2021).

Menurut Johnny, hal ini diperlukan agar masyarakat terhindar dari penyalahgunaan dan penggunaan data pribadi yang tidak sesuai aturan.

Kementerian Kominfo pun telah memanggil pihak Facebook dan WhatsApp regional Asia Pasifik terkait hal ini.

Johnny meminta pihak WhatsApp harus transparan terkait kebijakan baru yang berlaku.

Dia mengatakan, WhatsApp dapat membeberkan apa saja jenis-jenis data pribadi yang dikumpulkan, diproses oleh WhatsApp, dan dibagikan kepada pihak ketiga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved