Breaking News:

Pascakebijakan Baru WhatsApp, Pengguna Telegram Tembus 500 Juta, CEO Mulai Berpikir Pajang Iklan

Mengawali tahun 2021, layanan pesan instan Telegram akhirnya memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan. Jumlah ini naik signifikan.

ist
Telegram Messenger. Pascakebijakan Kebijakan Baru WhatsApp, Pengguna Telegram Tembus 500 Juta, CEO Mulai Berpikir Iklan 

Durov juga menegaskan bahwa pengguna non-premium akan tetap bisa menikmati layanan Telegram seperti biasanya secara gratis.

"Semua fitur yang saat ini gratis, akan tetap gratis," lanjut Durov.

Strategi monetisasi di atas disebut Durov sebagai "Telegram Way" untuk tetap independen dan setia pada value mereka.

Langkah monetitasi ini rencananya akan dilakukan mulai tahun ini.

Namun, Durov juga belum memberikan detail tambahan terkait langkah ini.

Selain itu, Durov juga mengatakan tidak akan menjual Telegram kepada pihak mana pun. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Akibat Kebijakan Baru WhatsApp, Pengguna Telegram Tembus 500 Juta.

Editor: M Ismunadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved