Breaking News:

Setelah 68 Tahun, AS untuk Pertama Kalinya Eksekusi Wanita Terpidana Mati, Pakai Suntikan Mematikan

Satu-satunya wanita terpidana mati di Amerika Serikat dieksekusi setelah Mahkamah Agung membatalkan hukuman tersebut oleh pengadilan yang lebih rendah

Kompas.com Via Sky News
Lisa Monthgomery (52 tahun) menjadi wanita pertama yang dieksekusi mati oleh pemerintah AS sejak 1953. Eksekusi mati dilakukan pakai suntikan mematikan. 

Secara terpisah, Pengadilan Banding AS juga memilih untuk menunda eksekusi, menunda tanggal baru eksekusi, setelah kepergian Donald Trump dari Gedung Putih.

Namun, pada Rabu (13/1/2021), Mahkamah Agung turun tangan untuk memberikan jalan agar hukuman tersebut dijalankan.

Baca juga: Jelang Lengser Trump Kebut Eksekusi Hukuman Mati Empat Terpidana, Bisa Jadi Terbanyak Sepanjang Masa

Dia adalah tahanan ke-11 yang menerima suntikan mematikan di penjara sejak Juli di bawah pemerintahan Trump, seorang pendukung kuat hukuman mati, melanjutkan eksekusi federal setelah 17 tahun tanpa hukuman mati.

Saat eksekusi dimulai, seorang wanita berdiri di atas bahu Montgomery kemudian membungkuk, melepas maskernya dan bertanya tentang kata-kata terakhir yang ingin diucapkan.

"Tidak," jawab Montgomery dengan suara pelan. Dia tidak mengatakan apa-apa lagi.

Pengacara Montgomery, Kelley Henry mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Pemerintahan gagal yang haus darah itulah yang terjadi dini hari itu. Setiap orang yang berpartisipasi dalam ekseusi Lisa Montgomery seharusnya malu".

"Pemerintah tidak berhenti dalam semangatnya membunuh wanita yang hancur dan pengidap delusi ini. Ekseusi Lisa Montgomery jauh dai keadilan," lanjutnya.

Baca juga: Ayah Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil dan Keguguran Diganjar 19 Tahun Penjara

Montgomery adalah yang pertama dari tiga narapidana federal terakhir yang dijadwalkan diekseusi, sebelum pelantikan presiden terpilih Joe Biden pada pekan depan.

Sementara sejauh ini, dikabarkan bahwa pemerintahan Joe Biden diperkirakan akan menghentikan hukuman mati federal.

Namun, hakim federal untuk Distrik Kolombia telah menghentikan eksekusi yang dijadwalkan akhir pekan ini terhadap Corey Johnson dan Dustin Higgs dalam sebuah keputusan pada Selasa (12/1/2021).

Halaman
123
Editor: M Ismunadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved