Breaking News:

Sudah 264 Orang di Bangka Belitung Disuntik Vaksin Covid-19, Update Kasus 62 Orang Meninggal

Hingga Sabtu (16/1/2021) setidaknya sudah 264 orang di Bangka Belitung yang disuntik vaksin Covid-19. Jumlah itu 4,57 persen dari total sasaran.

BANGKA POS/RESHA JUHARI
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dengan mengenakan kaus "Jangan Takut Divaksin" dan mengacungkan jempot saat akan disuntik Vaksin Sinovac COVID-19 oleh vaksinator di RSUP Soekarno Hatta, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (15/1/2021). Erzaldi Rosman mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Bangka Belitung untuk menandai dimulainya program vaksinasi di Bangka Belitung. 

Sudah 264 Orang di Bangka Belitung Disuntik Vaksin Covid-19, Update Kasus 62 Orang Meninggal

POSBELITUNG.CO -- Program vaksinasi Covid-19 sudah dimulai secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo, mengatakan, Provinsi Bangka Belitung sudah 264 orang yang melakukan vaksinasi atau 4,57 persen dari total sasaran dua Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan satu Kota Pangkalpinang.

"Dari beberapa yang sudah melaksanakan vaksinasi tidak ada yang merasakan keluhan berarti dan tetap dapat melaksanakan aktivitas dan olahraga seperti biasa," jelas dr Bangun kepada Bangkapos.com, Minggu (17/1/2021).

Ia menegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu ragu karena vaksinasi ini telah teruji keamanan, mutu serta khasiat dan kehalalannya.

"Pemerintah Provinsi Babel telah menargetkan vaksinasi perdana yang dilakukan pada pejabat publik, organisasi profesi, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta akan diikuti dengan pelaksanaan vaksinasi kepada tenaga kesehatan," ungkap  Bangun.

Dia mengatakan pada 15 Januari 2021 beberapa pejabat dari Pemprov kepulauan Bangka Belitung, Kota Pangkalpinang, dan Kabupaten Bangka telah melakukan penyuntikan perdana.

Diikuti pada 16 Januari 2021 pemerintah Kabupaten Belitung.

"Tahap selanjutnya vaksinasi direncanakan akan diberikan untuk semua petugas publik esensial, masyarakat lansia, masyarakat dengan resiko penularan tinggi serta masyarakat lainnya," ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan penyuntikan pun akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian sesuai dengan prosedur kesehatan.

Baca juga: Kepala Kemenag Belitung Sebut Masyarakat Jangan Ragu Ikut Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Cerita Wabup Belitung, Tujuh Kali Cek Tensi Sebelum Bisa Divaksin Covid-19

Baca juga: Bagaimana Jika Masyarakat Pilih Merek Vaksin yang Diinginkan, Apakah Bisa?

Halaman
1234
Penulis: M Ismunadi (CC)
Editor: M Ismunadi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved