Breaking News:

Virus Corona di Belitung

Satu Pasien Covid -19 Meninggal, Ketua KNPI Belitung Timur Minta Pemda Siapkan Labkes

Ketua KNPI Belitung Timur Nazirwan mendorong pemerintah daerah Beltim agar menyediakan laboratorium pemeriksaan Covid-19 sendiri.

Ist/BPBD Beltim
Proses persiapan penguburan pasien Covid-19 Belitung Timur yang meninggal dunia, di Tanjungpandan oleh BPBD Beltim, Minggu (17/1/2021) pukul 24.00 WIB. 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Ketua KNPI Belitung Timur Nazirwan mendorong pemerintah daerah Beltim agar menyediakan laboratorium pemeriksaan Covid-19 sendiri.

Nazirwan mengatakan saat ini Beltim sudah meluas transimisi lokalnya. Ia juga menyoroti lamanya keluar hasil swab dari provinsi.

"Kemarin 27 orang dinyatakan positif namun juga langsung sembuh. Itu karena waktu keluar hasilnya lebih lama daripada waktu minimal isolasi pasien OTG. Itu menyebabkan tracking lebih sulit," ungkap Nasirwan kepada Posbelitung.co, Senin (18/1/2021) 

Ia menyebutkan, sudah ada pasien positif swab antigen Covid-19 yang meninggal di Beltim.

Pasien ini sudah diambil tes swab yang akan dikirimkan ke Bangka. Namun, sebelum dikirim, pasien sudah meninggal. Ia ingin hal-hal semacam ini tidak terjadi lagi karena kendala alat pemeriksaan.

Ia juga meminta kepada pemerintah agar menjelaskan mengenai aturan kemenkes revisi lima yang di dalamnya menyebutkan waktu minimal 10 hari bagi pasien OTG.

"Banyak masyarakat yang bingung dengan ini. Saya pikir pemerintah bisa melakukan yang terbaik daripada sekarang ini demi kesehatan dan kebaikan kita bersama," kata Nazirwan.

Pasien Covid-19 di Belitung Timur Meninggal

Seorang pasien positif Covid-19 meninggal dunia di RSUD Belitung Timur, Minggu (17/1/2021).

Direktur RSUD Belitung Timur dr Vonny Primasari mengatakan ini merupakan kasus kematian pertama karena Covid-19 di Belitung Timur.

Halaman
12
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved