Breaking News:

Kritik Pedas Walhi ke Jokowi Lihat Banjir: Gak Usah ke Kalsel Kalau Cuma Salahin Hujan dan Sungai

Kalimantan Selatan sudah berada dalam kondisi darurat ruang dan darurat bencana ekologis, 50 persen hutan rusak dijadikan tambang dan kebun sawit

(Dok Setpres)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau banjir Kalimantan Selatan (Kalsel) dari atas jembatan Pakauman yang dilintasi Sungai Martapura, Kabupaten Banjar. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA,  -  Banjir yang melanda Kalimantan Selatan hingga merendam 11 kabupaten/Kota awal tahun 2021 merupakan yang terparah dari banjir-banjir sebelumnya.

Tahun 2006, Kalimantan Selatan pernah terkena bencana banjir, tetapi tahun 2021 merupakan banjir yang terbesar dan terparah.

Presiden Joko Widodo sempat mendatangi untuk meninjau situasi banjir dan masyarakat yang mengunggsi.

Akan tetapi, kunjungan presiden tersebut menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Selatan Kisworo Dwi Cahyono tidak menyelesaikan masalah.

Kritikan pedas itu disampaikannya terkait kunjungan dari Presiden Jokowi bersama rombongan, Senin (18/1/2021) kemarin.

Pasalnya, ia menyebut bahwa kedatangan Jokowi hanya untuk menyalahkan hujan dan sungai sebagai penyebab banjir.

BACA JUGA:

--> Jokowi Marah Besar,  Indonesia Nggak Takut, Perang Lawan Uni Eropa, Sawit Ditolak Nikel Mau Dikuasai

" Presiden Jokowi ke Kalsel kalau hanya menyalahkan hujan dan sungai mending enggak usah ke Kalsel," kata Kisworo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (19/1/2021).

Kritikan pedas tersebut dilontarkannya karena menganggap kehadiran Presiden tidak sesuai yang diharapkan, yaitu penanganan korban dan menjamin keselamatan rakyat.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved