Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS : Pria Itu Bernama Dendi Afreadi, Menghilang Setelah Disambar Buaya

Kapolsek Gantung, Iptu Wawan Suryadinata mengaku sudah berkoordinasi dengan warga, terkait adanya insiden korban hilang diterkam buaya. "Kondisi

istimewa
Tim SAR Gabungan Belitung Timur persiapan melakukan pencarian korban diterkam buaya, Minggu (24/1/2021) (Istimewa/Dokumentasi Basarnas Belitung) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kapolsek Gantung, Iptu Wawan Suryadinata mengaku sudah berkoordinasi dengan warga, terkait adanya insiden korban hilang diterkam buaya. "Kondisi sekarang korban masih dalam pencarian Tagana,warga sekitar, Anggota Polsek Gantung, BPBD Beltim dan Basarnas" kata Kapolsek Gantung, Iptu Wawan saat dikonfirmasi Posbelitung.co, Minggu (24/1/2021).

Peristiwa warga yang diterkam buaya kata Kapolsek, terjadi di Teluk Merambai Pelabuhan Pasir Labun, aliran Sungai Dusun Labun Desa Limbongan Kecamatan Gantung Kabupaten Beltim. "Korban bernama Dendi Afreadi," tegas Kapolsek.

Sementara itu, kronologis kejadian, berawal siang tadi, sekitar Pukul 13.00 WIB, Minggu (24/1/2021), korban bersama adik iparnya Rivaldo berangkat untuk memancing ke daerah Teluk Merambai Pelabuhan Labun Desa Limbongan.

Pada saat tiba di Teluk Merambai, korban melihat air laut surut sehingga korban bersama iparnya berniat turun ke pinggiran pantai, ke arah yang ada karang-karangnya.

Menurut keterangan saksi, pada saat itu korban memancing di samping saksi. Tidak lama berselang saksi hanya menoleh ke arah lain, dan saat itu saks mendengar suara air.

"Setelah menoleh ke arah korban, ternyata korban sudah diterkam buaya pada posisi pinggang korban. Lalu kemudian saksi mencoba mencari bantuan ke warga sekitar Labun," kata Kapolsek mengutif keterngan saksi. --Baca edisi sebelumnya Judul:  Pemuda Mancing Hilang Disambar Buaya.

Sementara itu, Danpos SAR Belitung, Rahmatullah Hasyim menyampaikan, baru mendapat informasi warga diterkam buaya sekitar Pukul 18.00 WIB.

"Untuk saat ini kami belum melakukan pencarian secara maksimal, dikarenakan jarak pandang terbatas di malam hari dan kurang efisien. Sekarang ini tim SAR gabungan beserta masyarakat melakukan pengecekan di sekitaran lokasi," tambah Rahmat. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved