Breaking News:

Wajib Tahu, Inilah Alasan Mengapa Makan Secara Perlahan Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Yuk Simak!

Padahal kebiasaan ini justru bisa menyebabkan penambahan berat badan dan masalah kesehatan lainnya.

lKOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia
Ilustrasi makan 

Pasalnya, sebuah studi dalam Jurnal Appetite pada Maret 2013 menemukan bahwa mengunyah setiap gigitan selama 30 detik mengurangi ngemil di kemudian hari, tetapi juga mengurangi kenikmatan makan secara signifikan.

Manfaat makan secara perlahan selain bantu turunkan berat badan

Merangkum Clean Eating, tak hanya dapat membantu menurunkan berat badan, makan secara perlahan juga dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup Anda dengan cara lain.

Ini termasuk:

  • Mengurangi risiko terkena diabetes karena makan cepat telah dikaitkan dengan risiko resistensi insulin yang lebih tinggi, yang ditandai dengan kadar gula darah dan insulin yang tinggi
  • Mengurangi risiko terkena sindrom metabolik karena macam cepat dan kenaikan berat badan yang terkait dapat meningkatkan risiko terkena sindrom metabolik, yakni sekelompok faktor yang dapat meningkatkan risiko tidak hanya diabetes, tapi juga penyakit jantung dan stroke
  • Mengurangi risiko terkena gastritis karena makan cepat telah dikaitkan dengan gastritis erosive, yakni peradangan yang menggerogoti lapisan perut, menyebabkan kerusakan yang dangkal atau terkadang tukak di dalam
  • Menghindari tersedak yang bisa menyebabkan kematian
  • Meningkatkan kenikmatan makanan
  • Meningkatkan pencernaan Anda
  • Membantu Anda menyerap nutrisi dengan lebih baik
  • Membuat Anda merasa lebih tenang dan lebih terkendali
  • Mengurangi tingkat stres

Para peneliti telah menganjurkan untuk dapat mengunyah makanan sebanyak sekitar 25-50 kali.

Memang akan menghabiskan waktu yang lebih lama untuk mengunyah makanan, tapi anjuran tersebut baik dilakukan demi kesehatan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : 3 Alasan Makan Perlahan Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Editor: Novita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved