Breaking News:

Gelapkan Uang SPP Siswa, Oknum Guru Diciduk Polisi dan Ternyata Sudah Lakukan Aksi Sejak 2013

Seorang guru sebuah sekolah di Kota Banjarmasin terpaksa diciduk polisi. Hal ini lantaran wanita berinisial RAH (30) itu diduga nekat menggelapkan

banjarmasinpost.co.id/noor masrida
Tersangka RAH (tengah), tersangka penggelapan iuran siswa saat menjalani gelar di Polsek Banjarmasin Barat, Selasa (26/1/2021). 

POSBELITUNG.CO - Seorang guru sebuah sekolah di Kota Banjarmasin terpaksa diciduk polisi.

Hal ini lantaran wanita berinisial RAH (30) itu diduga nekat menggelapkan dana Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) siswa di sekolahnya.

Peristiwa penggelapan dana ini diduga dilakukan RAH sejak tahun 2013 silam dan iuran tersebut tidak langsung digelapkan dalam satu waktu.

 Ditangkapnya oknum guru ini dibenarkan Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko melalui Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah pada Selasa (26/1/2021).

"Yang melaporkan pelaku kepala sekolahnya langsung," ujar Iptu Yadi Yatullah.

Ia menjelaskan, jadi pada saat 2013 itu uang SPP disimpan oleh tersangka. Dia memang dipercaya mengelola dana tersebut.

Setiap satu bulan sekali, RAH akan melaporkan ke kepsek dalam bentuk catatan jurnal, berjalan selama 7 tahun dengan total sekitar Rp 84 juta rupiah.

"Rupanya, melihat dana yang sudah puluhan juta itu, kepsek memintanya menyetorkan ke bank," sambung pria itu.

Namun ia mencium keganjilan lantaran uangnya berkurang dari yang seharusnya.

Laporan dari pihak sekolah sendiri diketahui baru masuk sejak 10 Januari 2021 silam ke Polsek Banjarmasin Barat.

Halaman
12
Penulis: tidakada008
Editor: Rusmiadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved