Breaking News:

Kriminalitas

Kaki Tangan Bandar Narkoba Ternyata Residivis Berstatus Pembebasan Bersyarat

Iin Haryanto tersangka penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti sabu yang ditangkap Sat Resnarkoba Polres Belitung ternyata residivis

(posbelitung.co /dede s)
Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono bersama jajaran menggelar konfrensi pers pengungkapan tindak pidana narkoba, Rabu (27/1/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Iin Haryanto tersangka penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti sabu seberat 122,8 gram yang ditangkap Sat Resnarkoba Polres Belitung ternyata residivis.

Bahkan lelaki berusia 32 tahun itu masih menyandang status pembebasan bersyarat (PB) dari Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

Kasat Resnarkoba Polres Belitung AKP Naek Hutahayan mengatakan pada 2017 silam, tersangka pernah ditangkap atas kasus yang sama di wilayah Polres Belitung Timur.

"Terakhir tahun 2017 tersangka ini ada kasus di Gantung, Belitung Timur. Dia mendapat hukuman di bawah setahun dan baru keluar dari lapas dengan status PB, jadi dia residivis kasus narkotika," ujarnya saat menggelar konfrensi pers bersama Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono, Rabu (27/1/2021).

Ia memperkirakan harga dari keseluruhan barang bukti 122,8 gram itu bernilai sekitar Rp 300 juta, meskipun tidak terdapat kategori harga.

Tetapi dari fakta kasus penyalahgunaan narkotika sebelumnya, diperkirakan mencapai angka cukup fantastis.

"Jadi bisa dikatakan bandar, karena dia kaki tangan yang mengedarkan," katanya.

Namun, dirinya belum memastikan barang haram tersebut masuk ke Belitung dari jalur laut atau udara.

Sebab tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari suatu tempat di Belitung yang sudah ditentukan seorang temannya.

"Jadi barang bukti itu sudah ada di Belitung sehingga masih kami dalami apakah masuknya dari jalur laut apa udara," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved