Breaking News:

Berita Belitung Timur

Gas Elpiji Sempat Langka di Pasaran Bikin Belitung Timur Inflasi 0,46 Persen di Januari 2021  

Tingkat inflasi di Belitung Timur pada Januari 2021 tercatat sebesar 0,46 persen, indeks harga konsumen (IHK) 104,93.

Tribunnews
Tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang disubsidi oleh pemerintah untuk rakyat miskin 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tingkat inflasi di Belitung Timur pada Januari 2021 tercatat sebesar 0,46 persen, indeks harga konsumen (IHK) 104,93.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Belitung Timur (Beltim), Azhar, Rabu (3/2/2021)  mengatakan, andil inflasi Bulan Januari 2021 paling besar disumbang oleh bahan bakar rumah tangga, yang dihitung dari gabungan harga gas semua ukuran dan minyak tanah, setelah komoditas tahu mentah

Azhar mengatakan beberapa komoditi lain yang juga menyumbang inflasi yaitu emas perhiasan, kendaraan rental, sampai ke minyak rambut.

Secara umum, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,49 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya 0,99 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,04 persen, kelompok transportasi 0,92 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,14 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,22 persen.

"Bahan bakar rumah tangga ini menjadi andil paling besar setelah tahu mentah karena bobotnya besar, digunakan oleh banyak rumah tangga. Bahan bakar rumah tangga berandil terhadap inflasi sebesar 0,1617 persen sedangkan tahu mentah andilnya sebesar 0,1821 persen," kata Azhar kepada Posbelitung.co, Rabu (3/2/2021).

Selain itu, lanjut Azhar, ada juga karena faktor kelangkaan gas LPG (elpiji) di pasaran beberapa waktu lalu yang menyebabkan harganya di pasaran menjadi meningkat.

Sedangkan untuk tahu mentah, Azhar menyebutkan dari segi harga masih sama di pasaran namun ukurannya yang menjadi kecil.

"Satuan yang dipakai yaitu kilogram dengan harga satuan tahu yaitu seribu rupiah. Jadi misal dulu satu kilogram itu dua buah harganya dua ribu rupiah, sekarang dalam satu kilogram ada tiga tahu yang artinya tiga ribu rupiah," jelas Azhar.

Sementara itu ada beberapa kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan harga alias deflasi, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,08 persen dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,13 persen. Sementara itu, kelompok kesehatan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya serta kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan.

"Komoditas yang mengalami penurunan harga pada bulan Januari 2021 di Manggar antara lain ikan bulat, bayam, beras, telur ayam ras, ketimun, cumi-cumi, kangkung, daging ayam ras, sawi hijau, cabe merah, garam, kacang panjang, ikan kembung. telepon seluler, tauge/kecambah, susu bubuk, bedak, bawang putih, baju muslim pria, kacang hijau, dan daster,"  jelas Azhar. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved