Breaking News:

Advertorial

Bupati Sambut Hangat Kedatangan Menparekraf RI ke Belitung

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno tiba di Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan

Bupati Sambut Hangat Kedatangan Menparekraf RI ke Belitung - belitungs-0602.jpg
IST/Dok Humas dan Protokol Setda Belitung
DAMPINGI MENPAREKRAF - Bupati Belitung, H Sahani Saleh dan Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno saat kunjungannya di beberapa lokasi di Kabupaten Belitung, Jumat (5/2). (
Bupati Sambut Hangat Kedatangan Menparekraf RI ke Belitung - belitungsss-06.jpg
IST/Dok Humas dan Protokol Setda Belitung
DAMPINGI MENPAREKRAF - Bupati Belitung, H Sahani Saleh dan Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno saat kunjungannya di beberapa lokasi di Kabupaten Belitung, Jumat (5/2). (

POSBELITUNG.CO -- MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno tiba di Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan, Jumat (5/2/2021).

Setibanya di Negeri Laskar Pelangi, ia disambut hangat oleh Bupati Belitung, H Sahani Saleh, Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, serta unsur Forkopimda.

Setelah dari bandara, rombongan menikmati sarapan nasi gemuk di Kawasan KV Senang sembari berkelakar, juga mempromosikan produk-produk dari pelaku usaha. Rombongan Menparekraf bersama para deputi lalu diajak melihat beragam produk ekonomi kreatif dari Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk. Termasuk melihat pembuatan kapal nelayan tradisional.

Kunjungan juga dilakukan ke tiga destinasi yang dikelola oleh komunitas masyarakat. Seperti hutan kemasyarakatan (HKm) Juru Seberang, Desa Wisata Kreatif Terong, lalu malamnya melihat tarsius di Bukit Peramun, Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk.

Sandi menyebut, jika Belitung ingin menjadi destinasi prioritas keenam, maka harus menyiapkan secara penuh. “The sign, the sound, the feel, the taste, the vibration, the resonance. Begitu kita datang, ada musik khusus, begitu dilihat ada bau Belitung yang diunggulkan, aromaterapi seperti apa,” ucapnya.

Keunggulan Belitung harus dikemas sedemikian rupa sehingga nanti bisa disebarkan melalui digital marketing. “Mudah-mudahan Belitung bisa bangkit dan menjadi ikon pariwisata dan ekonomi kreatif,” ucapnya.

Geliat pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat mulai dicanangkan pada 2008 silam. Bupati Belitung, H Sahani Saleh menyebut, pola pikir tambang yang serba instan masyarakat perlahan mulai beralih ke mindset pariwisata. Imbasnya secara ekonomi lalu tumbuhnya pelaku UMKM dari semula hanya tiga ribu menjadi lebih dari 19 ribu.

Dampaknya, pendapatan asli daerah (PAD) yang sebelumnya senilai Rp 70 miliar per tahun, kini tumbuh mencapai Rp 210 miliar. “Dimana-mana dunia pertumbuhan ekonomi minus Belitung naik 2,4 karena UMKM menunjang walau keterpurukan tapi tumbuhnya UMKM, alhamdulillah masih surplus,” kata dia.

Bupati memotivasi pelaku ekonomi kreatif agar bangkit meski dalam situasi pandemi. “Jangan pernah menyerah dalam kondisi seperti ini sesuai petunjuk Pak Menteri dan arahan Presiden, kita harus betul-betul melaksanakan prokes Covid-19 agar ekonomi bangkit, khususkan di Bangka Belitung prokes dijalankan untuk menunjang pariwisata,” kata H Sahani Saleh. (advertorial/del)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: Khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved