Breaking News:

Pegadaian Bentuk Holding Ultramikro, Bisa Hemat Rp 400 Miliar per Tahun

Selain menghemat biaya, Pegadaian bisa menyasar lebih banyak nasabah di kabupaten/kota yang belum tersentuh layanannya.

google image
Pegadaian 

Dari beberapa kerja sama yang telah dilaksanakannya selama ini, dia mengaku banyak yang tak berjalan optimal.

"Kalau hanya kerja sama ikatannya kurang kuat. Tidak ada enforcement yang membuat kita bisa menjalankan. Kami sudah coba bekerja sama, karena enggak ada enforcement yang kuat, maka itu kurang jalan. Intinya Pegadaian sangat oke dengan adanya holding," kata Kuswiyoto.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir berencana mensinergikan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Permodalan Nasional Madani (PMN) dan PT Pegadaian.

Sinergi tersebut dilakukan demi mengembangkan pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro. Menurut mantan bos Inter Milan itu, saat ini bisnis model PMN dan Pegadaian sangat bagus.

Namun, pembiayaan yang diberikan berjangka panjang dan memiliki biaya tinggi.

"Kalau kita lihat sekarang PNM bisnis modelnya sangat bagus. Tapi pendanaannya sangat mahal. Jadi sangat tidak fair kalau kita membantu korporasi besar bunganya 9 persen, tapi PNM harus lebih mahal. Bukan salah PNM-nya, tapi akses dananya mahal," ujar Erick. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dengan Holding Ultramikro, Pegadaian Bisa Hemat Rp 400 Miliar per Tahun"

Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved