Breaking News:

Berita Kriminalitas

Waspada! Penyalahgunaan Zat-zat Adiktif Banyak Dilakukan Kalangan Remaja

Andi Kustiawan  tidak memungkiri penyalahgunaan bahan atau zat adiktif banyak dilakukan oleh kalangan remaja atau usia pelajar.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Petugas Satpol PP menyerahkan lima remaja kepada BNN Kabupaten Belitung, Senin (8/2/2021) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG --  Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belitung Andi Kustiawan  tidak memungkiri penyalahgunaan bahan atau zat adiktif banyak dilakukan oleh kalangan remaja atau usia pelajar.

Obat-obatan dan zat-zat adiktif apabila dikonsumsi dapat menimbulkan ketergantungan, atau adiksi yang sulit dihentikan, dan berefek ingin menggunakannya secara terus-menerus. 

"Di Belitung ini masih banyak penyalahgunaan seperti itu, kategori bahan adiktif. Itu hampir semua desa/kelurahan diduga kuat ada remaja setempat yang menggunakan itu," kata Andi kepada Posbelitung.co, Selasa (9/2/2021).

Menurutnya, apabila Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung menutup diri tentang penyalahgunaan zat-zat adiktif ini, maka generasi bangsa menjadi rusak.

"Itu pada usia remaja, usia sekolah. Nah di tengah pandemi ini juga trendnya pengaruh, karena pertama jam sekolah tidak ada, hanya online, jadi remaja- remaja ini banyak berkumpul dengan cara sembunyi-sembunyi, melalukan penyalahgunaan zat adiktif ini," bebernya.

Dari data BNN Kabupaten Belitung, dari Januari 2021 hingga sekarang, terdapat tujuh orang usia remaja melakukan rehab rawat jalan, dengan kasus serupa.

"Lima orang yang kemarin, sebelumnya dua orang diserahkan dari satpol PP juga kepada kami," ungkap Andi.

Hasil Asesmen BNNK Belitung, Lima Remaja Direhabilitasi

Tamanan Kratom. Satpol PP Kabupaten Belitung mengamakan lima remaja yang menyalahgunakan tanaman kratom untuk dikonsumsi.
Tamanan Kratom. Satpol PP Kabupaten Belitung mengamakan lima remaja yang menyalahgunakan tanaman kratom untuk dikonsumsi. (Ist/Satpol PP Beltim)

Lima orang remaja sempat diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung lantaran melakukan penyalahgunaan kratom, Selasa (9/2/2021) telah ditindaklanjuti oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belitung.

Lima orang remaja, tiga orang diantara masih berstatus pelajar SMA dan SMP tersebut, diserahkan ke BNN Kabupaten Belitung untuk dilakukan assesmen. 

Hasil assesmen, kelima orang remaja yang diamankan petugas di Jalan Pak Mangga, Kelurahan Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung itu, kini diputuskan untuk menjalani rehabilitasi.

"Remaja- remaja ini menjalani rawat jalan selama kurang lebih dua bulan, atau enam kali pertemuan. Satu pertemuan itu seminggu sekali, untuk dilakukan konseling adiksi," kata Kasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Belitung Andi Kustiawan kepala Posbelitung.co, Selasa (9/2/2021).

Lima remaja ini harus dilakukan rehabilitasi rawat jalan, lantaran pada assemen pertama, mereka dalam tahapan penyalahgunaan ringan ke sedang.

Bukan hanya penyalahgunaan kratom saja yang pernah dilakukan kelima remaja itu, tetapi penyalahgunaan jenis obat-obat batuk, obat mabuk dan pusing saat perjalanan, tembako gorila dan menghisap lem kemasan kaleng.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved