Breaking News:

Berita Belitung

Ketua Umum PPI Punya Konsep Seperti Ini Untuk Pengembangan PPN Tanjungpandan Belitung

Heru Dewanto mengatakan, pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan, sekarang ini sudah tertuang dalam sebuah dokumen proposal.

Posbelitung.co/Disa Aryandi
Rombongan PII, Direktur Pelabuhan Perikanan DJPT KKP dan Pemerintah Kabupaten Belitung, Jumat (13/2/2021) ketika berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PNN) Kabupaten Belitung. 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto mengatakan, pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan, Belitung sekarang ini sudah tertuang dalam sebuah dokumen proposal.

Proposal tersebut dibuat, dari berbagai pemikiran insinyur di Indonesia. Ada insinyur  yang sehari-hari bertugas di pemerintah, perguruan tinggi dan swasta.

"Konsep ini adalah hasil petaherik, dan konsep unik. Ini tentu akan didorong menjadi proyek strategi nasional. Ya sekarang tergantung lahan, dan sementara ini tidak ada kesulitan," kata Heru kepada Posbelitung.co, Jumat (12/2/2021).

Kabupaten Belitung, sudah seharusnya punya Pelabuhan Samudera, lantaran memiliki geografis sangat strategis, berada di ALKI 1, dan terletak pada perlintasan jalur Singapura - Australia.

Selain itu, sumber daya kelautan dan perikanan pada Perairan Belitung sangat melimpah, lantaran berdampingan dengan laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, dan Selat Bangka.

"Disini pula peluang investasi sangat banyak, dari mulai perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan dan ekspor, serta industri pariwisata," bebernya. 

Rombongan PII, Direktur Pelabuhan Perikanan DJPT KKP dan Pemerintah Kabupaten Belitung, jumat (13/2/2021) ketika berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PNN) Kabupaten Belitung.
Rombongan PII, Direktur Pelabuhan Perikanan DJPT KKP dan Pemerintah Kabupaten Belitung, jumat (13/2/2021) ketika berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PNN) Kabupaten Belitung. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Rencana Besar Pengembangan PPN

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Pemerintah Kabupaten Belitung, Jumat (12/2/2021) memiliki rencana besar pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan, Belitung.

Direktur Pelabuhan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Frits Penehes Lesnusa didampingi Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto mengatakan, rencana itu menjadikan PPN tersebut terintegrasi, sehingga perlu dilakukan pengembangan dan perluasan.

Kondisi saat ini, pelabuhan tersebut dinilai sudah harus dikembangkan, lantaran lahan tersedia 4,93 hektar sudah habis terpakai. Untuk membangun Pelabuhan Perikanan Samudera, dibutuhkan luas lahan 20 hektar.

"Jadi kondisinya perlu perluasan, dan kami minta pak bupati menyiapkan lahan, agar nanti rencana pembangunan ini bisa berjalan dengan baik," kata Frits Penehes Lesnusa kepada Posbelitung.co, Jumat (12/2/2021).

Konsep singkat rencana pembangunan PPN Tanjungpandan ini, menjadikan kawasan pelabuhan perikanan terpadu, satu diantara berbasis mina agro tourism.

"Jadi didalamnya ada sumber laut, pertanian dan pariwisata. Ini tentu terintegrasi sampai area satu kilometer (hingga Desa Juru Seberang)," kata Frits.

Namun, lanjut dia, terpenting, lahan untuk pengembangan tersebut terlebih dahulu dipersiapkan. Apabila sudah ada lahan, maka dibuatkan study kelayakan, master plan, DED, dan realisasi pembangunan.

"Tapi itu semua tergantung berapa pembebasan lahannya, kalau sumber dana nanti belum tahu bagaimana, yang jelas kalau semua sudah, tetap dicarikan," ungkap Frits.  (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved