Breaking News:

Berita Belitung

Ditemukan Penumpukan Gas Elpiji 3 Kg di Gudang Ini, Petugas Pertamina Langsung Sidak

Petugas PT Pertamina, Sabtu (13/2/2021) siang menemukan penumpukan gas epiji (LPG) ukuran 3 kilogram (Kg) di gudang elpiji non subsidi atau pangkalan

Ditemukan Penumpukan Gas Elpiji 3 Kg di Gudang Ini, Petugas Pertamina Langsung Sidak
istimewa
Gudang yang beralamat di Jalan Gatot Subroto,Tanjungpandan Belitung, dicek oleh petugas Pertamina, Sabtu (13/2/2021).

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Petugas PT Pertamina, Sabtu (13/2/2021) siang menemukan penumpukan gas epiji (LPG) ukuran 3 kilogram (Kg) di gudang elpiji non subsidi atau pangkalan beralamat di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Penumpukan gas ini ditemukan oleh Sales Brand Manager (SBM) IV Sumsel Bangka Belitung Mohammad Agung saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak). Terdapat tiga truk bermuatan gas epiji ukuran 3 Kg di tempat itu.

Gas eplpiji 3 Kg tersebut, milik Agen PT Belitong Petrosindo.  Sidak dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat.

"Setelah kami lakukan pengecekan memang ada. Kami dapat laporan adanya tiga truk itu masuk ke gudang yang non agen. Kami melakukan Sidak ini, karena ini merupakan tanggung-jawab kami terhadap mitra kami," kata Agung kepada Posbelitung, Sabtu (13/2/2021).

Kemudian pihak terkait diminta untuk melakukan penyimpanan gas tersebut pada gudang yang seharusnya.

Gudang tersebut terletak di Jalan Jenderal Sudirman Dalam, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

"Jadi kami luruskan, tabung ini harus  dikembalikan ke gudang agen (terletak di Desa Perawas -red). Ini kami dampingi terus, agar penyaluran benar-benar ke pangkalan yang memiliki plang hijau dan menjual sesuai HET untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat," ujarnya.

Apakah tumpukan gas elpiji tersebut terjadi karena alasan adanya keterlambatan kapal atau sengaja dilakukan penumpukan oleh pihak tertentu?  Agung mengaku, sejauh ini masih dilakukan pengecekan lebih jauh. 

Namun setelah bongkar muat di Pelabuhan Tanjungpandan, saat ditemukan, gas elpiji 3 Kg tersebut tidak masuk ke pangkalan.

"Karena ini hak masyarakat, dan kami akan lakukan pelajari perjanjian nya nanti. Tapi alurnya, setelag bongkar muat itu harus di salurkan ke pangkalan, atau masuk ke gudang agen sebagai tempat penyimpanan sementara," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved