Breaking News:

Mengenal Sejarah Croissant, Kue Berbentuk Menyerupai Bulan Sabit yang Identik dengan Prancis

Teksturnya yang renyah membuat croissant cocok menjadi pendamping teh atau kopi hangat.

Pixabay
Ilustrasi Croissant 

Sementara di City Bakery, mereka membuat croissant pretzel yang membuat banyak masyarakat rela mengantre untuk mencicipinya.

Saat pabrik roti yang mulai menjual croissant mulai menjamur, banyak toko roti dan kue tradisional yang mencoba melawan tren croissant yang dibuat menggunakan mesin.

Banyak toko roti dan kue yang menawarkan croissant atau kue lainnya yang dibuat dengan tangan atau rumahan.

Biasanya disebut dengan “fait maison” untuk membedakan croissant buatan pabrik dengan buatan tangan.

Dalam catatan sejarah lain yang dilansir dari Huffpost, croissant sudah ada sejak abad ke-17 di Austria dan diperkenalkan ke Prancis sekitar abad ke-18.

Orang Perancis menyebut croissant dan pastry yang dipanggang dan dibuat dari puff pastry, lalu dimakan di pagi hari dengan sebutan “viennoiserie” yang berarti sesuatu dari Wina. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Sejarah Croissant, Benarkah dari Perancis?

Editor: Novita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved