Breaking News:

Berita Kriminalitas

Gara-gara Ditegur Adik karena Cekcok dengan Istri, Kakak Tega Bacok Adik,Pelaku Alami Gangguan Jiwa

Su warga Warga Desa Cambai, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh kakak kandungnya sendiri Suw.

Posbelitung.co
Ilustrasi pembacokan yang dilakukan kakak kandung terhadap adiknya. Korban luka parah akibat terkena sabetan parang. 

"Barang bukti berupa sebilah parang sudah kami amankan, begitupun keterangan saksi mata sudah kita minta,” ungkap Ipda Endi.

Dari keterangan keluarga, pelaku sendiri memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah melakukan konsultasi ke Rumah Sakit Jiwa Sungailiat.

Selain itu, pelaku juga pernah menjadi tersangka yang melanggar UU Perlindungan Anak.

"Atas peristiwa ini, kami berharap pelaku segera menyerahkan diri," kata Ipda Endi.

UPDATE Belitung Timur Tambah 8 Kasus Positif Covid-19, 4 Berasal dari Klaster Perkebunan Sawit

Angkat Harmonisasi Etnis Tionghoa dan Melayu, Pengacara Ini Tulis Novel, Belitung dan Kue Cang

Sup ayah korban saat menemani anaknya (Su) warga Cambai Kecamatan Namang, korban Pembacokan saat dirawat RSUD Depati Hamzah, Minggu (14/2/2021) malam.
Sup ayah korban saat menemani anaknya (Su) warga Cambai Kecamatan Namang, korban Pembacokan saat dirawat RSUD Depati Hamzah, Minggu (14/2/2021) malam. (Bangkapos.com/Widodo)

Kecewa Atas Perbuatan Ketuanya, Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Belitung Bakal Ikut Melapor

Ayah Pelaku Sebut Anaknya Alami Gangguan Jiwa

Raut wajah Sup (56) ayah korban dan Sun (42) ibu korban tertunduk lesu melihat anak bungsunya, Su (19) terbaring lemah di kasur rumah sakit Depati Hamzah Pangkalpinang, Minggu (15/2/2021) malam.

Su merupakan korban pembacokan oleh kakak kandungnya sendiri yakni Suw (26) di Desa Cambai Kecamatan Namang yang terjadi pada siang tadi.

Diketahui korban merupakan anak bungsu dari empat saudara. Kini Su pun mendapatkan perawatan di RSUD Depati Hamzah.

Ayah korban, Sup mengatakan dirinya pada saat kejadian tidak ada di tempat masih dikebun.

"Sayang tidak ada di rumah, kalau tidak mungkin saya yang bakal masuk penjara yang akan menghadapi pelaku," ucapnya saat ditemui Bangkapos.com, Minggu (14/2/2021) malam.

Halaman
1234
Penulis: Widodo
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved