Breaking News:

Impor Barang Migas dan Non Migas RI Turun pada Awal 2021

Suhariyanto mengatakan, penurunan impor terjadi lantaran penggunaan barang secara keseluruhan mengalami kontraksi.

Editor: Tedja Pramana
tribun pontianak
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas Dwikora Pontianak, Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (8/4/2018) siang. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja impor mencapai 13,34 miliar dollar AS pada Januari 2021.

Angka tersebut turun 6,49 persen dibandingkan dengan posisi Januari 2020. Di sisi lain, bila dibandingkan dengan periode Desember 2020, maka kinerja impor juga mengalami kontraksi sebesar 7,59 persen.

"Ini terjadi karena adanya penurunan impor baik untuk migas, sebesar 21,90 persen, dan untuk barang-barang non migas sebesar 4 persen," ujar Suhariyanto ketika memberikan keterangan pers secara virtual, Kamis (15/2/2021).

Suhariyanto mengatakan, penurunan impor terjadi lantaran penggunaan barang secara keseluruhan mengalami kontraksi.

Realisasi kinerja impor berdasarkan penggunaan barang terjadi baik secara bulanan maupun tahunan. Untuk barang konsumsi, kontraksinya secara tahunan sebesar 2,92 persen, sementara bulanan mencapai 17 persen.

"Pada beberapa barang konsumsi yang impornya turun cukup dalam di Januari yakni impor bawang putih, impor dari China itu menurun, kemudian boneless animal, frozen dari India itu alami penurunan, dan impor apel China juga turun," kata Suhariyanto.

"Kemudian impor untuk milk cream and powder dari New Zealand, dan ada alagi anggur segar dari China," sambungnya.

Sementara itu, untuk bahan baku atau penolong mengalami kontraksi 2,62 persen secara bulanan, dan 6,10 persen secara tahunan.

Adapun untuk barang modal kontraksinya sebesar 21,23 persen secara bulanan, dan 10,72 persen secara tahunan.

Peningkatan impor tercatat dari Afrika Selatan, Kanada, Pakistan, Vietnam, dan Finlandia. Sebaliknya impor dari China mengalami penurunan tajam.

"Pangsa pasar impor kita tidak berubah, pertama dari China, Jepang, Korsel, Singapura, dan Amerika Serikat," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Impor RI Turun pada Awal 2021, Ini Penyebabnya"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved