Breaking News:

Virus Corona di Belitung

Satgas Covid-19 Belitung Timur akan Ubah Rilis Penyampaian Hasil Swab agar Lebih Cepat

Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur sekaligus Ketua Satgas Covid-19, Ikhwan Fahrozi menyampaikan akan merubah cara penyampaian rilis

Posbelitung.co/Suharli
Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur sekaligus Ketua Satgas Covid-19, Ikhwan Fahrozi 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur sekaligus Ketua Satgas Covid-19, Ikhwan Fahrozi menyampaikan akan merubah cara penyampaian rilis yakni hasil rapid antigen agar masyarakat lebih cepat mendapatkan informasi berkenaan Covid-19

Kebijakan itu dilakukan berkenaan adanya keterlambatan dalam penyampaian rilis hasil Labkesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap seluruh speciemen (sampel) swab.

Menurutnya keterlambatan ini bukan hanya di Belitung Timur tetapi seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Menyangkut informasi yang disampaikan Sekretaris Satgas Covid-19, informasi rilis tentang hasil labkesda provinsi yang selama ini sudah sangat terlambat. Artinya ada yang sudah isolasi sampai 28 hari kemudian baru ada rilis labkesda. Karena memang secara mekanisme, kami merilis itu dari labkesda, namun karena menumpuknya speciemen yang diperiksa di labkesda karena seluruh kabupaten ke labkesda provinsi sehingga ada keterlambatan," ungkap Ikhwan kepada Posbelitung.co, Senin (2/15) kemarin.

Ikhwan menyampaikan keterlambatan inilah yang menjadi persoalan karena pada saat diumumkan, swab seseorang telah menyelesaikan masa isolasi bahkan melebihi ketentuan selama 14 hari.

"Keterlambatan ini membuat masyarakat bingung pada saat diumumkan, yang bersangkutan sudah melaksanakan isolasi yang justru telah melebihi dari ketentuan (14 hari). Kami nyatakan yang bersangkutan karena sudah isolasi mandiri, sembuh dan bisa beraktivitas kembali," jelas Ikhwan.

Ikhwan mengatakan akan segera melakukan evaluasi berkenaan hal tersebut, dengan hanya menyampaikan hasil swab labkesda melalui jaringan informasi pemerintah daerah yakni web Kominfo Belitung Timur.

"Namun evaluasi bagi masyarakat yang terkonfirmasi melalui antigen positif, akan kami disampaikan melalui data surveilens, melalui hasil antigen yang positif," ujarnya.

Dia mengimbau ke masyarakat apabila merasakan gejala-gejala kearah Covid-19, agar segera memeriksakan diri ke tempat-tempat pusat kesehatan terdekat sehingga gejala ini dapat dilakukan antigen.

"Setelah mengetahui hasil antigen, agar mengikuti protokol isolasi mandiri. Bila perlu, orang yang berada di wilayah Kabupaten Beltim diupayakan melakukan isolasi di Beltim sehingga mudah terpantau oleh Satgas Covid-19," sarab Ikhwan.

Misalnya dari puskesmas terdekat, contoh di Dendang jadi tim surveilens akan memantau kondisi yang bersangkutan kekecamatan itu.

"Karena ada beberapa gejala yang muncul, pada saat masa inkubasi Corona belum pada titik mengkhawatirkan, antigennya belum terlihat. Tapi setelah inkubasi, demam dan sebagainya sudah terlihat antigen," ujarmya.

"Jika antigen pertama negatif maka kami berikan waktu tiga hari kemudian akan di antigen kembali. Ini biasanya muncul hasil positif, ini yang harus dipahami masyarakat," imbuhnya.

Dia menambahkan, bila masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah desa, dengan status OTG atau merasakan gejala ringan agar melakukan isolasi mandiri di rumah dan akan dipantau tim satgas kecamatan.

"Tetapi apabila ada kondisi mengkhawatirkan, misalnya ada komorbit nanti petugas akan mengisolasi di RSU. Intinya adalah kami dapat memantau langsung sejauh mana nanti Penerapan praktik 3T ( Tracing, Testing, Treatment)," jelas Ikhwan.

Ikhwan menambahkan kedepan sampel swab yang dikirim ke labkesda akan disampaikan melalui web.

"Sebab ini tidak ingin ada kontranegatif dengan kondisi di masyarakat, sebagai gantinya yang akan disampaikan hasil rapid antigen, agar informasi lebih cepat ke masayarakat,"  kata Ikhwan.

Selain itu dia juga menjelaskan yang harus dipahami masyarakat, swab antigen tidak dapat dijadikan dokumen klaim asuransi BPJS, yang dapat klaim swab adalah PCR.  ( Posbelitung.co / Suharli )

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved