Breaking News:

Berita Belitung

Jual Gas LPG Subsidi 3 Kg di Atas HET Melanggar, Syarat Pembelian sudah Tertera di Pangkalan

Apabila ada pangkalan menjual gas LPG s3 kilogram (Kg), atau gas LPG subsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), sudah melakukan pelanggaran.

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Kepala Bidang (Kabid) Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Provinsi Bangka Belitung Erman Budiman mengatakan, apabila ada pangkalan menjual gas LPG s3 kilogram (Kg), atau gas LPG subsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), sudah melakukan pelanggaran.

HET tersebut sudah ditetapkan Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Rp 15.900 per tabung sejak beberapa tahun lalu. 

"Kalau ada pangkalan yang menjual di atas HET itu sudah pelanggaran, atau tidak sesuai aturan. HET-nya Rp 15.900 pertabung. Itu tidak diharapkan sama sekali (didalam kota berjualan di atas HET)," kata Erman kepada Posbelitung, kamis (18/2/2021).

Namun apabila jarak tempuh dari pendistribusian sudah lebih dari 60 kilometer (Km), kewenangan HET menjadi keputusan bupati/wali kota. lantaran pertimbangan biaya transportasi.

"Ya istilahnya ada biaya ongkos transportasi lah. Apalagi yang untuk memenuhi kebutuhan di pulau-pulau, itu HET-nya kebijakan kepala daerah setempat," ujarnya.

Apakah pembelian gas LPG 3 Kg tersebut harus menggunakan fotocopy KTP?, kata Erman, untuk pembelian gas LPG ini semua syarat sudah tertera pada pangkalan.

"Itu biasa menggunakan KK (kartu keluarga), dan itu siapa-siapa yang membeli sudah terdata di pangkalan. Karena data KK ini salah satu syarat untuk membuka pangkalan," ujarnya.

Selama ini, menurut dia, pengawasan gas LPG 3 Kg ini, secara rutin tetap dilakukan pengawasan. Namun kewenangan ESDM, pengawasan tersebut dari pendistribusian hingga ke pangkalan.

"Kalau dari pangkalan ke masyarakat, itu menjadi domain dinas perdagangan. Kalau kami dari sisi jumlah, dari agen-agen sampai ke pangkalan. Selama ini, kami dengan pihak Pertamina sudah sering rapat, dari data yang ada, menurut mereka (Pertamina) semua tertutupi, berjalan lancar dan stok sampai di pangkalan," jelasnya.

Hanya saja, lanjut dia, permasalahan hingga gas LPG 3 Kg itu sulit didapat, kemungkinan terkendala pada jadwal agen. Terkadang lagi, mobil pengangkut gas LPG itu mengalami kekurangan dari jumlah gas LPG yang datang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved