Breaking News:

Berita Kriminalitas

Curi Motor di Tempat Pesta Pernikahan, Pria Paruh Baya di Belitung Terancam Penjara Lima Tahun

Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono menggelar konfrensi pers atas pengungkapan kasus curanmor

Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono bersama Wakapolres Kompol Fahturrahman dan Kasat Reskrim AKP Chandra Satria Adi Pradana menggelar konfrensi pers, Jumat (19/2/2021). (posbelitung.co /dede s) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono bersama Wakapolres Kompol Fahturrahman dan Kasat Reskrim AKP Chandra Satria Adi Pradana, menggelar konfrensi pers atas pengungkapan kasus curanmor Jumat (19/2/2021).

Tersangka Isradi (51) terduga pelaku curanmor Yamaha Mio Soul GT BN 2522 XC di Gedung Kolong Keramik dijerat Pasal 352 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun.

"Pasalnya 352 KUHP ancaman hukuman paling lama lima tahun. Jadi modus tersangka ini mencuri motor untuk keperluannya sehari-hari bukan untuk dijual," kata Ari di hadapan awak media.

Ia menjelaskan kronologis penangkapan bermula saat Tim Opsnal Resmob Polres Belitung mendapat informasi motor ditinggal di sebuah rumah kosong di belakang gedung Diva Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Kamis (18/2/2021) lalu.

Kemudian, setelah dikroscek nomor rangka dan mesin ternyata sesuai dengan motor milik korban yang melapor kehilangan motor saat menghadiri pesta perkawinan di Kolong Keramik pada Minggu (14/2/2021) lalu.

Akhirnya tim opsnal menggali informasi tentang keberadaan pelaku yang sedang bekerja di wilayah Kecamatan Kampit Kabupaten Belitung Timur.

Tim langsung bergerak mengamankan pelaku Isradi di tempat kerjanya dan digelandang ke Polres Belitung.

"Jadi motor itu ditinggal di rumah kosong di belakang gedung Diva. Plat nomornya sudah dilepas diselipkan di pagar tak jauh dari lokasi motor tersebut," kata Ari.

Sebelumnya, korban Eko Sudarsono melaporkan kehilangan sepeda motornya saat menghadiri pesta pernikahan saudaranya di Gedung Kolong Keramik pada Minggu (14/2/2021).

Awalnya korban menyadari bahwa kunci kontak tertinggal di motor saat menyantap hidangan pesta dan ketika hendak pulang motornya sudah raib.

Atas kejadian tersebut, kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu mencabut kunci motor setelah berkendara.

"Karena kejahatan itu selain ada niat juga dikarenakan ada kesempatan. Jadi saya imbau jangan sampai membuat kesempatan untuk mencegah terjadinya sebuah tindak pidana," pesan Ari.

( Posbelitung.co / Dede Suhendar )

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved