Breaking News:

Berita Belitung

Peringatan HSPN 2021 Belitung Bersihkan Objek Wisata Gurok Beraye, Sekaligus Perkenalkan Geosite

Menurut Staf Bidang KUMKM Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Fita Elyana, hingga saat ini belum ada pembukaan BPUM

Dok Prokopim Setda Belitung
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Gurok Beraye, Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau, Minggu (21/2/2021). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Banpres Produktif UMKM (BPUM) diperpanjang selama 2021 ini.

Menurut Staf Bidang KUMKM Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Fita Elyana, hingga saat ini belum ada pembukaan pengajuan BPUM sehingga pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementrian Koperasi dan UKM.

"Kalau teknis perkiraan Maret-April, tapi informasi resmi menyusul. Nominalnya Rp 2,4 juta per UMKM, tapi kuota penerimanya kurang lebih sama dengan 2020," ujarnya, Minggu (21/2/2021).

Pada 2020 lalu, sebanyak 7.935 UMKM telah diajukan agar mendapat pemanfaatan BPUM. Dari jumlah tersebut, totalnya ada 4.542 UMKM yang telah menerima pemanfaatannya. Penyaluran dilakukan pada dua perbankan yakni melalui BRI sebanyak 2.922 UMKM penerima, serta di BNI sebanyak 1.620 UMKM.

Ia menjelaskan, berdasarkan pengalaman di 2020 bahwa lembaga pengusul BPUM ada dari Pegadaian, Dinas KUMKM, juga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

"Rencananya 2021 ini kami sudah sampaikan ke Kementerian KUMKM agar 2021 ini untuk lembaga pengusul difokuskan satu pintu di Dinas KUMKM. Itu yang kami minta agar disentralisasi sehingga mereka (lembaga pengusul) memberikan usulan, nanti kami verifikasi, jangan sampai double," ucap Fita.

"Kalau kemarin (pada 2020) yang diusulkan, mereka tidak verifikasi. Kalau kami di Dinas KUMKMPTK saat pengusulan kami sangat ketat," kata Fita.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Gurok Beraye, Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau, Minggu (21/2/2021).
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Gurok Beraye, Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau, Minggu (21/2/2021). (Dok Prokopim Setda Belitung)

UMKM yang diusulkan sebagai penerima BPUM, harus memenuhi persyaratan seperti punya usaha lebih dari enam bulan yang dibuktikan dengan lampiran legalitas IUMK dan NIB.

Selain itu juga harus melampirkan foto produk dan lokasi usaha, sehingga tak ada yang mengajukan tanpa memiliki usaha.

Mekanisme selanjutnya, barulah dinas terkait memverifikasi berkas, kemudian disampaikan ke Kementerian Koperasi dan UKM melalui link yang disediakan.

"Kami inginnya di 2021 ini semuanya disentralisasi di Dinas KUMKMPTK Kabupaten Belitung, nanti kami yang akan verifikasi semua berkas. Jangan sampai 2020 berulang lagi," tegas Fita.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved