Breaking News:

Berita Belitung Timur

4 Nakes di Belitung Timur Terpapar Covid-19 Meskipun Sudah Divaksinasi, Begini Penjelasannya!

Kemungkinan lainnya adalah antibodi di dalam tubuh orang itu belum terbentuk maksimal. Butuh waktu beberapa minggu setelah vaksinasi baru antibodi itu

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
ILUSTRASI--Seorang dokter di RSUD Belitung Timur saat menerima vaksinasi covid-19 beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Belitung Timur Supeni mengatakan ada empat tenaga kesehatan di Belitung Timur yang terpapar covid-19 bersamaan dengan 33 orang yang hari ini dilaporkan.

Diketahui keempat nakes ini sebelumnya sudah menerima vaksinasi dosis pertama.

Kepada posbelitung.co, Senin (22/2/2021) ia mengatakan tenaga kesehatan ini pernah kontak erat yaitu melakukan penanganan terhadap pasien terkonfirmasi positif covid-19.

Seperti diketahui, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama untuk para tenaga kesehatan di Belitung Timur sudah dimulai sejak 29 Januari 2021 lalu.

Sampai Senin (22/2/2021) sudah ada 948 dari 1.174 tenaga kesehatan di seluruh Beltim yang divaksinasi dosis pertama dan 649 nakes yang sudah disuntik dosis kedua.

Namun, hari ini dilaporkan bahwa ada beberapa tenaga kesehatan di Beltim yang sudah divaksinasi malah terpapar covid-19.

Supeni mengatakan ada beberapa kemungkinan kenapa hal itu terjadi. Kemungkinan pertama yaitu virus sudah ada di dalam tubuh orang itu sebelum dilakukan vaksinasi. Karena masa inkubasi virus yaitu 7-14 hari.

Selain itu, kemungkinan lainnya adalah antibodi di dalam tubuh orang itu belum terbentuk maksimal. Butuh waktu beberapa minggu setelah vaksinasi baru antibodi itu terbentuk sempurna.

"Tapi yang pasti adalah vaksin ini bukan membuat kita kebal dari virus corona, namun membuat kita tidak menjadi sakit saat virus itu terpapar ke tubuh kita. Kalau kemungkinan terpapar virus corona itu masih bisa," jelas Supeni.

Ia tetap mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut divaksinasi karena ini adalah upaya agar bisa menjaga tubuh dari paparan virus corona ini. Kemudian, lanjutnya, jangan lupa menjaga imun tubuh supaya saat virus itu ingin mencoba masuk ke tubuh bisa ditangkis oleh tubuh.

Supeni bilang vaksinasi tahap kedua untuk masyarakat yang masuk dalam 14 kategori rencananya akan dimulai pada Maret 2021 mendatang.

"Kami tetap meminta kesadaran masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan sembari menunggu giliran divaksinasi," kata Supeni. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved