Breaking News:

Berita Belitung Timur

Belitung Timur Memasuki Musim Panen Padi, Hasil Masih di Bawah Target

Belitung Timur mulai memasuki musim panen raya padi hasil tanam periode  Oktober Maret. 

(istimewa dokumentasi pribadi)
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten dan Holtikultura kabupaten Belitung Timur, Haryanto (kiri baju putih) saat menunjukan hasil panen raya di Dusun Danau Nujau, Kecamatan Gantung, Belitung Timur Sabtu, (20/2/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Belitung Timur mulai memasuki musim panen raya padi hasil tanam periode  Oktober Maret. 

Kepala Bidang Tanaman Pangan,  Dinas Pertanian Kabupaten dan Holtikultura kabupaten Belitung Timur, Haryanto mengatakan tidak semua serentak panen karena pada musim tanam oktober maret curah hujan. 

"Kami Sabtu (20/2) lalu panen di Dusun Danau Nujau sekitar 200 hektar, itu pun tidak serempak untuk panennya, karena ada sebagian yang telat tanamnya akibat lahan tergenang air pengaruh curah hujan tinggi," ujar pria yang akrab disapa Danton itu saat ditemui posbelitung.co, Senin (22/2/2021).

Dia mengaku hasil panen memang masih jauh dibawah target, karena sebagian petani masih belum optimal mengolah lahan sawahnya.

Selain itu, dia berpendapat tingkat kesadaran dan pengetahuan dirasa masih kurang, sehingga masih perlu diberikan motivasi mengelola lahannya, dengan diiringi pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan ilmu dan pengetahun petani serta suport dari pemerintah daerah, terutama sarana produksi dan pupuk yang telah diberikan agar para petani lebih semangat lagi mengelola lahan sawah.

"Seharusnya Target kami panen bisa mencapai 1000 hektar se Kabupaten Belitung Timur. Total padi yang sudah dipanen di Belitung Timur hingga Senin (22/2) sekitar 400 hektar," ujar Danton.

Lokasi  lahan pertanian yang masih akan diupayakan untuk ditingkat yakni Dusun Merante dan Dusun Nujau, menurutnya perlu kendala masalah harus diatasi  di lokasi tersebut permasalahan utamanya yakni sistem drainase yang kurang memadai sehingga ketika kondisi curah hujan tinggi lahan-lahan sawah tersebut terendam banjir, hal itu juga menurut Danton membuat warga tidak mau bertanam padi.

"Untuk Danau Nujau hasil panen produktivitasnya sudah mencapai 6,7 ton gabah kering panen per hekatar, itu hasil sampling dari kawan-kawan BPS, itu hasil yang cukup memggembirakan. Kalau dulu rata-rata panen per hektarnya 4.8 ton gabah kering," bebernya.

(Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved