Breaking News:

Berita Kriminalitas

Kasus Dua Sejoli Mahasiswa Mesum di Mobil 'Bergoyang' Diperiksa Polres Bangka, Orang Tua Dipanggil

Dua sejoli yang melakukan asusila di tempat umum di Pantai Matras setelah kepergok Ditsamapta Polda Kepulauan Bangka Belitung

Tribunnews/Istimewa
ilustrasi pasangan mesum 

POSBELITUNG.CO -- Dua sejoli yang melakukan asusila di tempat umum di Pantai Matras setelah kepergok Ditsamapta Polda Kepulauan Bangka Belitung saat patroli pada Sabtu (20/2/2021) malam lalu, pada Senin (22/2/2021) menjalani pemeriksaan di Unit PPA Sat Reskrim Polres Bangka.

Pemeriksaan ini dilakukan pihak Dit Shabara Polda Kepulauan Bangka Belitung setelah adanya melimpahkan kasusnya ke Polres Bangka.

"Benar kasusnya dilimpahkan ke Polres Bangka saat ini keduanya sedang menjalani pemeriksaan di Unit PPA Sat Reskrim Polres Bangka," ungkap Kabag Ops Polres Kompol Ricky Dwi Raya Putra Senin (22/2/2020) kepada Bangkapos.com.

Seperti diketahui sepasang sejoli diamankan Ditsamapta Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), setelah kepergok berbuat mesum di sekitar Pantai Matras, Sungailiat Kabupaten Bangka.

Mahasiswa dan mahasiswi ini tak sadar aksi mesum mereka di kursi avanza di Pantai Matras terpantau polisi yang sedang patroli.

Baca juga: Dua Sejoli Kepergok Mesum Dalam Mobil di Pantai Matras, Polisi Amankan Barang Bukti Ini

Baca juga: Miris KV Senang Belitung Bau Pesing, Wisatawan Keluhkan Kondisi yang Jorok, Pengunjung Mual

Baca juga: Belum Ada Informasi Vaksinasi Covid-19 pada Guru, PGRI Belitung Siap, Jangan Sampai Siswa Terpapar

Bahkan saking asyiknya, saat petugas mendekati  avanza yang sedang 'bergoyang' pasangan bukan suami istri di dalam mobil ini tetap saja asyik bercengkrama.

Mereka kaget setelah tahu petugas sudah semakin dekat. Peristiwa tersebut terjadi di Pantai Matras Sungailiat Bangka, Sabtu (20/2/2021).

Keduanya adalah, Ge (21) mahasiswa asal Sungailiat, dan Ad (19) mahasiswi asal Jelutung.

Di lokasi tersebut, polisi menyita barang bukti satu unit Mobil Toyota Avanza warna hitam, satu celana dalam laki-laki, satu celana dalam perempuan dan dua unit handphone.

Menurut Kompol Ricky Dwi Raya Putra selain menjalani pemeriksaan oleh penyidik PPA Polres Bangka juga dilakukan pemanggilan terhadap orangtua mereka.

"Orangtuanya sudah kita panggil terkait kasus tersebut," kata Kompol Ricky Dwi Raya Putra.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: Deddy Marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved