Breaking News:

Perilaku Aneh Orang Hendak Meninggal Dunia, Kenali Tanda-tanda Ajal Sudah Dekat

Tanda-tanda kematian seseorang tersebut terlihat dalam kurun waktu enam bulan sebelum ajal menjemput.

kompas.com
Ilustrasi meninggal dunia. Tanda-tanda kematian seseorang tersebut terlihat dalam kurun waktu enam bulan sebelum ajal menjemput. 

13. Muncul bintul-bintul merah di daerah di bawah pusar.

14. Pada titik Yongquan (terletak di 1/3 tengah kaki dari ujung atas) dan titik Yintang (terletak di batang hidung, pertengahan jarak ujung alis mata), terasa nyeri/sakit seperti ditusuk jarum.

Jika ada gejala seperti yang disebutkan pada nomor 13 dan 14, ini akan cukup fatal.

15. Emosional yang kerap berubah-ubah tidak menentu.

Fluktuasi (emosional) yang tidak biasa dan tanpa sebab yang jelas, tidak dapat mengendalikan diri.

Munculnya tanda-tanda ini, dimana salah satu diantaranya itu menyiratkan kemungkinan besar akan pergi selamanya dalam enam bulan ke depan, terutama nomor 13 dan 14, jika ada tanda-tanda seperti ini, maka usia hidup hanya akan berlangsung sekitar tiga hari di muka Bumi.

Tanda 40 Hari Sebelum Ajal Menjemput

Inilah beberapa tanda, lebih spesifik 40 hari sebelum kematian menjemput, seseorang akan mengalami tanda-tanda seperti dibawah ini seperti dikutip dari Eberita.org

Pertama: 40 hari menuju kematian

Tanda-tanda kematian ini juga muncul setelah masuk waktu asar, bagian pusat dari tubuh kita akan berdenyut.
Itu pertanda bahwa daun yang tertulis nama kita dari pohon yang terletak di Arshy Allah SWT. Telah gugur.

Lalu malaikat maut mengambil daun tersebut dan segera membuat persiapan diantaranya mulai mengawasi kita setiap saat.

Dan sesekali malaikat maut menampakkan dirinya kepada orang yang akan dicabut nyawanya dalam wujud manusia, dan seketika itu pula orang itu akan terasa terkejud dan bingung melihat malaikat maut.

Walaupun malaikat maut wujudnya hanya satu tapi atas izin Allah swt, Dia mampu mencabut nyawa seseorang dalam waktu yang bersamaan.

Kedua: 7 hari ketika kematian akan datang

Tanda ini muncul setelah masuk waktu asar, tanda-tanda kematian ini hanya diberikan Allah swt Terhadap orang yang diuji Allah dengan Sakit, biasanya orang yang sedang sakit tak berselera makan, tiba-tiba ingin makan.
Ini merupakan isyarat dari Allah bahwa kematian memang benar-benar sudah dekat.

Ketiga: 3 hari, kematian diambang pintu.

Pada suatu saat akan terasa denyutan di tengah dahi kita, yaitu antara dahi kanan dan dahi kiri.

Jika tanda-tanda kematian ini dapat dirasakan maka sebaiknya berpuasalah kita setelah itu.

Supaya perut kita tak mengandung banyak najis, dan ini akan memudahkan orang lain utk memandikan jasad kita.

Setelah itu pula mata hitam kita tak bersinar lagi, dan bagi orang yg sakit, hidungnya perlahan akan masuk ke dalam, ini dapat terlihat jelas kalau dilihat dari sisi tubuh kita.

Telinga akan layu dan berangsur-angsur masuk ke dalam.

Tapak kaki tegak berangsur-angsur lurus ke depan dan sukar untuk ditegakkan lagi.

Keempat: Sehari sebelum kematian.

Tanda-tanda kematian ini juga terjadi setelah waktu ashar, kita akan merasakan denyutan di bagian ubun-ubun, ini menandakan kita sudah tak sempat lagi melihat waktu ashar di keesokan harinya.

Kelima: Tanda terakhir, Kematian Menghampirimu.!

Kita akan merasakan sejuk di bagian pusat, lalu turun ke pinggang dan akan terus naik ke bagian halkum.

Pada masa ini hendaknya kita sering beristighfar memohon ampun pada Allah, dan sering-sering membaca syahadat.

Menata hati, memfokuskan fikiran kita hanya kepada satu arah yaitu Allah SWT.

3 Isyarat Kematian sebelum malaikat maut mencabut nyawanya.

Dikutip dari kabarmakkah.com, dalam kitab Irsyadul Ibad diceritakan bahwa Nabi Ya’qub AS sering bertanya pada Malaikat Maut.

Di antara salah satu pertanyaan itu adalah terkait dengan masalah kematian.

“Aku tahu bahwa tugasmu adalah mencabut nyawa manusia. Namun alangkah lebih baik jika engkau memberi isyarat padaku terlebih dulu sebelum menjemput nyawaku nanti.” kata Nabi Ya'qub.

“Baiklah, kelak akan kukirim kepadamu dua atau tiga isyarat.”

Selang beberapa lama, Malaikat Maut datang kembali datang untuk menemui Nabi Ya’qub AS. Nabi Ya’kub bertanya, “Apa kedatangan Saudara hanya untuk sekedar bertamu seperti biasanya?”

“Tidak, aku mau mencabut nyawamu.” jawab Malaikat Maut.

“Bukankah dahulu aku pernah berpesan padamu agar mengingatkan aku sebelum kau mencabut nyawaku?” kata Nabi Ya’qub karena kaget nyawanya hendak dicabut.

“Sudah aku kirimkan kepadamu isyarat yang kau tunggu-tunggu itu, tak hanya satu bahkan tiga sekaligus: pertama, rambutmu yang sudah banyak memutih; kedua, tubuhmu yang sering melemah; dan ketiga badanmu yang sudah membungkuk. Itulah isyarat yang telah kukirimkan kepada semua manusia sebelum aku mendatangi mereka untuk kucabut nyawanya.” jawab Malaikat Maut.

Begitulah cara Allah SWT memberikan peringatan kepada seluruh manusia dengan ajal yang sudah mulai dekat. Karena tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. (QS. al-Anbiya’:35).

Namun, kebanyakan manusia lebih suka pura-pura untuk melupakannya. Manusia mengakui tiga isyarat kematian tersebut, tetapi mereka sering menyalahinya dengan perbuatannya.

Manusia mengaku sebagai hamba Allah, tetapi kelakukannya terbalik dengan pengakuannya. Mereka sering berkata Allah-lah yang memberinya rezeki dan mencukupi kebutuhannya.

Namun pikiran dan hati mereka terpenjara dengan keduniawian. Mereka mengetahui bahwa kematian itu pasti akan menemuinya, namun lihatlah amal dan ibadah mereka.. seolah-olah mereka tidak akan pernah mati dan meninggalkan dunia fana ini.

Betapa banyak manusia yang mengaku dirinya adalah hamba Allah, namun perbuatannya tak sesuai dengan pengakuannya. Karena realitanya banyak diantara mereka yang menjadi hamba uang, hamba dunia, hamba jabatan, dan semisalnya.

Mulutnya sering berucap, “Aku adalah hamba Allah,” namun tangannya masih saja mengambil hak orang lain, mendzalimi dan merugikan orang lain, atau mungkin senang 'menerima' sesuatu yang tidak seharusnya dia terima.

Dengan petunjuk dan rahmat Allah, Semoga kita bisa menata kembali kehidupan kita ke jalan yang lebih baik, Jalan yang telah dicontohkan Allah dalam Al Qur'an dan Assunnah, Sehingga sisa-sisa umur yang ada bisa kita gunakan dengan sebaik-baiknya.

Dengan semakin bertambahnya usia, semoga semakin bertambah pula ketaatan dan kualitas ibadah kita, bukan malah semakin bertambah dosa-dosa kita kepada-Nya. Naudzubillah min dzalik.

Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh bahagia orang-orang yang panjang usianya lagi baik amal perbuatannya.” (HR Thabrani).

Langkah Menghadapi Orang yang Hendak Meninggal

Dilansir dari salah satu pakar medis bernama dr.Daniel Murrel dari University of Alabama menyatakan kematian dapat diprediksi melalui tanda-tanda lewat tubuh.

Murrel mengatakan seorang manusia dapat diprediksi meninggal dalam 23 jam kedepan melalui apa yang ia sebut 'Geletuk Kematian.'

Fenomena ini terjadi ketika seseorang tidak lagi mampu untuk menelan, batuk, atau membersihkan ludah dan lendir dari tenggorokannya.

Ditambah orang yang mendekati ajal nafasnya akan berbeda dan suara berderik.

Suara geletuk kematian ini berbeda-beda pada setiap orang.

Biasanya akan terdengar seperti suara berderak disertai rintihan.

Terdengar menyeramkan, namun orang yang hendak menemui ajal tidak merasakan sakit sama sekali ketika ia mengeluarkan suara geletuk tadi.

“Setelah suara geletuk terdengar, kemungkinan ia hanya bisa bertahan selama 23 jam ke depan,” ujar Murell seperti dikutip Bangkapos.com dari National Geographic.grid.id.

Jika sudah seperti ini maka perawat di rumah sakit akan mengarahkan pasien ke arah samping ruangan.

Selain suara gemeletuk tadi, tanda seseorang mendekati kematian, meliputi hal berikut:

1. Kebingungan

2. Sering menguap – untuk mengambil oksigen

3. Mudah mengantuk

4. Beberapa kali tak sadarkan diri

5. Memiliki bau yang berbeda

6. Gelisah

7. Memar berwarna kegelapan

Seorang ahli saraf bernama dr. Cameron Shaw pada tahun 2017 mempublikasikan hasil penelitiannya ketika nyawa seseorang hendak dicabut dari jasadnya 30 detik sebelumnya.

Dr. Shaw menyatakan kita akan kehilangan diri sendiri, rasa humor dan kemampuan berpikir jernih saat 10-20 detik nyawa kita hendak dicabut malaikat.

Dr. Shaw mendapat kesimpulan ini setelah membedah otak pasien wanita.

Tanda-tanda Kematian Pada Orang Sakit dan Lansia

Tanda-tanda kematian pada seseorang bisa dikenali, terutama pada mereka yang tengah menderita sakit atau sudah lanjut usia (lansia).

Berikut ini beberapa hal yang mungkin bisa menjadi tanda bahwa usia seseorang akan berakhir, dikutip Bangkapos.com dari Health Line:

1. Tidur lebih lama atau sering

Beberapa bulan sebelum akhir kehidupan, orang yang sekarat mungkin akan tidur lebih lama atau sering dari biasanya.

Hal itu bisa jadi terjadi karena semakin dekat dengan kematian, metabolisme tubuh seseorang bakal turun.

Sementara tanpa adanya pasokan energi alami yang stabil tersebut, kelelahan dan rasa lesu akan mudah menang.

Cara membantu:

- Bantu mereka yang merasakan gejala lemas dan lesu untuk menemukan tempat yang nyaman untuk beristirahat

- Biarkan mereka tidur

- Dorong mereka untuk bangun dari tempat tidur sehingga tidak mengembangkan luka

2. Makan dan minum lebih sedikit

Kebutuhan akan energi berkurang seiring bertambahnya usia.

Karena tidak memerlukan banyak energi untuk melakukan tugas sehari-hari, para lansia tampaknya merasa kurang memerlukan makanan dan minuman.

Orang yang hampir meninggal ini bahkan mungkin tidak akan tertarik lagi pada makanan favorit mereka.

Beberapa di antaranya malah bisa jadi sampai benar-benar berhenti makan atau minum.

Cara membantu:

- Biarkan mereka makan ketika lapar

- Hidrasi itu penting jadi tawarkan minuman pada mereka yang butuh mbantuan

- Rendam handuk dengan air dingin dan gunakan untuk menepuk bibir mereka Ketika mereka berhenti minum sama sekali, jaga agar kulit halus di sekitar bibir mereka lembab dengan lip balm

3. Menyendiri

Bagi orang yang sekarat, bukan sesuatu yang dikehendaki ketika perlahan-lahan menarik diri dari orang lain.

Ini melainkan adalah refleksi alami dari perubahan energi, serta keinginan untuk melindungi hari dan jam terakhir mereka.

Cara membantu:

- Biarkan teman dan keluarga berkunjug jika membuat nyaman

- Tapi jika mereka tidak tertarik melihat orang lain, jangan tersinggung. Ini bukan cerminan bagaimana perasaan mereka tentang orang yang datang.

- Beberapa orang tidak ingin membiarkan orang lain melihat mereka mati, sehingga timbul keinginan untuk mengisolasi diri

4. Tanda-tanda vital berubah

Tekanan darah menurun saat seseorang mendekati ajal.

Selain itu, mereka mungkin akan mengalami masalah pernapasan dan detak jantung menjadi tidak teratur atau sulit dideteksi.

Saat tekanan darah turun, ginjal akan berhenti bekerja juga.

Seseorang yang dekat dengan ajal mungkin memiliki urin berwarna cokelat atau berwarna karat.

Cara membantu:

Perubahan tersebut tidak menyakitkan, jadi tidak perlu melakukan apa pun untuk tanda-tanda ini

5. Pola buang air kecil maupun besar berubah

Karena makan lebih sedikit makanan, seseorang yang sekarat sangat mungkin buang air besar lebih sedikit dan tidak teratur dari sebelumnya.

Demikian juga dengan buang air kecil yang berubah sedikit atau jarang saat minim asupan cairan.

Setelah berhenti makan dan minum sepenuhnya, mereka mungkin tidak perlu lagi menggunakan toilet.

Cara membantu:

Ini adalah proses alami, jadi jangan khawatir jika mereka berhenti keinginan untuk pergi ke kamar mandi

Dalam beberapa standar layanan kesehatan, seperti di rumah sakit, penyedia layanan tersebut biasanya akan menggunakan kateter untuk mengalirkan urin dari kandung kemih

6. Suhu tubuh turun

Sirkulasi darah mengalir ke dalam, menuju organ vital ketika seseorang tengah berhadapan dengan hari-hari terakhir di dunia.

Itu berarti sirkulasi darah di tempat-tempat lain, seperti tangan dan kaki menjadi sangat berkurang.

Kondisi itulah yang bisa menyebabkan kulit dan anggota badan terasa dingin saat disentuh.

Kulit mungkin terlihat pucat juga. Akhirnya, sirkulasi yang berkurang dapat menyebabkan kulit tampak biru-ungu berbintik-bintik.

Cara membantu:

Selimut mereka yang merasakan kedinginan

7. Melemahnya otot

Pada hari-hari terakhir sebelum kematian, otot bisa berubah menjadi sangat lemah.

Pada fase ini, seseorang mungkin akan mengalami kesulitan melakukan pekerjaan meski sifatnya sederhana, seperti mengangkat secangkir air minuman atau membalik badan di tempat tidur.

Cara membantu:

- Buat orang yang dicintai merasa senyaman mungkin

- Jika perlu minum air dari cangkir, posisikan cangkir di dekat mulut mereka dan masukkan sedotan sehingga bisa lebih mudah untuk minum

- Jika perlu membalikan badan di tempat tidur, bantu mereka bergerak sampai mencapai tempat yang nyaman

8. Masalah pernapasan

Masalah pernapasan adalah tanda yang mengkhawatirkan bagi banyak orang ketika mereka sedang berada dengan orang lain yang sekarat.

Cara membantu:

Beberapa obat penghilang rasa sakit dapat membuat pernapasan menjadi lebih mudah, jadi bicarakan dengan dokter dan penyedia perawatan paliatif tentang cara-cara meredakan pernapasan atau batuk

9. Muncul kebingungan

Otak tetap sangat aktif selama fase sekarat. Namun, itu tidak biasa bagi seseorang yang kebingungan atau inkoherensi.

Beberapa orang mungkin menjadi gelisah dan agresif jika mereka tidak menyadari sedang berada di mana atau apa yang sedang terjadi.

Cara membantu:

- Tetap tenang dan bicara pelan
- Pastikan seseorang yang sekarat dapat memberi tahu orang lain tentang diri mereka setelah bisa berbicara
- Perkenalkan setiap orang yang datang kepada mereka
- Otak mereka masih bekerja, walaupun sepertinya mereka tertidur

10. Sakit

Intensitas nyeri kemungkinan akan meningkat ketika seseorang semakin dekat dengan kematian.

Tidak jarang seseorang menunjukkan tanda-tanda yang terlihat bahwa mereka kesakitan.

Tanda-tanda ini termasuk meringis, mengerang, atau cemberut.

Cara membantu:

Kebanyakan rasa sakit dapat diobati, tetapi ini mungkin mengharuskan orang untuk berada di rumah sakit atau fasilitas perawatan

Orang yang sekarat mungkin berhenti menelan. Dengan begitu, pemberian obat dengan jalur intravena (IV) bisa dilakukan untuk memberikan obat penghilang rasa sakit. Obat ini harus diberikan di rumah sakit

11. Halusinasi

Anda mungkin pernah mendengar tentang orang yang sekarat mengatakan bahwa mereka melihat orang-orang yang sudah lama dicintai di hari-hari terakhir mereka.

Cara membantu:

Meskipun mungkin apa yang dikatakan seseorang ketika berhalusinasi adalah kejujuran yang mengecewakan, jangan coba untuk mengoreksinya.

Berdebat tentang apa yang nyata dan apa yang tidak hanya akan menyebabkan kebingungan dan frustrasi

Lebih baik ajukan pertanyaan kepada mereka dan bantu mereka memahami apa yang sedang dilihat.

Melansir Medical News Today, pada jam-jam terakhir sebelum seseorang meninggal dunia, organ-organ mereka mati dan tubuh mereka berhenti bekerja.

Pada saat itu, yang mereka butuhkan hanyalah orang-orang tersayang berada dekat.

Orang lain yang datang harus membuat seseorang yang sedang sekarat ini merasa senyaman mungkin.

Sebaiknya terus berbicara dengan orang yang sekarat sampai mereka meninggal.

Mereka sering dapat mendengar apa yang terjadi di sekitar.

Tanda kematian lainnya

Tanda-tanda kematian selain henti jantung, di antaranya yakni:

- Tidak ditemukan denyut nadi

- Tidak bernafas

- Tidak ada ketegangan otot

- Mata tetap fokus pada satu pandangan

- Pelepasan usus atau kandung kemih

- Kelopak mata tertutup sebagian.

( Posbelitung.co / Berbagai Sumber)

Editor: Fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved