Breaking News:

Berita Belitung Timur

Embat Dana Raskin, Begini Kronologis Perkara Mantan Kades di Belitung Timur yang Korupsi Dana Desa

Mantan Kepala Desa Pembaharuan, Kelapa Kampit Subaidi (41) ditahan oleh Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Senin (22/2/2021).

posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kepala Inspektorat Beltim Haryoso 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Mantan Kepala Desa Pembaharuan, Kelapa Kampit Subaidi (41) ditahan oleh Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Senin (22/2/2021).

Ia ditahan karena diduga telah menyelewengkan APBDes tahun anggaran 2017 saat ia menjabat sebagai kades dalam periode 2012-2018.

Kepada posbelitung.co, Selasa (23/2/2021), Kepala Inspektorat Belitung Timur Haryoso mengungkapkan awalnya ada laporan dari masyarakat ke Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Beltim kemudian dilakukan penyelidikan.

Saat menemukan dua bukti awal, lanjut Haryoso mereka meminta inspektorat untuk melakukan audit investigatif apakah ada potensi kerugian negara atau hanya administratif.

"Sebelum itu kami sudah pernah melakukan pemeriksaan khusus (riksus) sebanyak dua kali. Kami temukan ada penyalahgunaan keuangan desa, seperti ada kegiatan beras miskin (raskin) yang tak disalurkan, ada peminjaman kepala desa, sampai ke kelebihan bayar di beberapa kegiatan TPK tahun 2017," ungkap Haryoso saat ditemui di ruangannya, Selasa.

Haryoso bilang dari temuan-temuan itu, pihaknya menyimpulkan ada potensi kerugian keuangan desa dan kepala desa harus menindaklanjuti rekomendasi riksus itu.

Rekomendasi ini berupa pengembalian uang yang sesuai dengan temuan dalam tempo 60 hari. Tapi rekomendasi itu tidak dijalankan sampai jatuh tempo yang ditentukan.

"Nilainya kalau dari hitungan kami Rp 338 juta tapi setelah dilakukan penyelidikan ada rincian-rincian yang tak masuk sehingga kerugian menjadi Rp 306 juta dari Dana Desa tahun 2017," kata dia.

Ia mengatakan proses audit investigatif ini sudah dimulai sejak Januari 2021 lalu. Ia sendiri mengaku sebenarnya ada perjanjian kerjasama antara pihaknya dengan APH Polres Beltim untuk kasus semacam ini.

Kerjasama yaitu dalam bentuk koordinasi jika memang masih dalam tahap penyelidikan bisa dilakukan pemeriksaan khusus dari inspektorat dan direkomendasikan untuk pengembalian pembiayaan.

Halaman
12
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved