Breaking News:

Virus Corona di Belitung

Kesadaran Masyarakat Terapkan Prokes Covid-19 Berkurang, Ini Warning Bupati Belitung untuk Warga

Bupati Belitung H Sahani Saleh menilai kesadaran orang dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) belakangan ini mulai mengalami penurunan.

Posbelitung.co/Disa Aryandi
Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), senin (4/1/2021) ketika meninjau RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung. 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG --  Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) menilai kesadaran orang dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) belakangan ini mulai mengalami penurunan.

Terutama penerapan penggunaan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan.

Padahal penerapan prokes tersebut, sangat diperlukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19. Sekarang ini, terupdate kasus Covid-19 mencapai 50 orang sedang menjalani isolasi.

"Itu yang terjadi sekarang ini, dan itu bisa dilihat sendiri. Nah kedepan kesadaran ini perlu ditingkatkan lagi, apalagi hari ini yang terpapar covid-19 dan sedang menjalani isolasi sampai 50 orang," kata Sanem kepada Posbelitung.co, Rabu (24/2/2021).

Agar penurunan tersebut tidak semakin berkepanjangan, kata dia, Pemerintah Kabupaten Belitung tetap akan berupaya memberikan kesadaran secara terus menerus dalam penerapan prokes.

"Kalau masih juga nanti tidak ada kesadaran, dalam pelayanan kesehatan nanti kami akan memberikan pelayanan hanya setengah juga. Karena terpapar atau tidak terpapar, akibat Covid-19 ini sama-sama susah, jadi tolong kesadaran penerapan prokes," tegas Sanem.

Penekanan terhadap prokes ini, lanjut dia, akan dimulai pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung. Kemudian, dilanjutkan dengan kelompok masyarakat dan organisasi lain.

"Jangan sampai nanti merasa tidak tahu, tidak tahu, dan menggunakan masker itu adalah sesuatu yang wajib. Sebab kalau tidak begitu, pandemi ini tetap berlanjut, dan bisa mengarahkan kepada penerapan PSBB atau PKM," tegas Sanem.

Ia berharap, masyarakat agar sadar tentang penerapan prokes. Apabila ada orang yang sengaja atau 'menantang' tidak menerapkan prokes, jika terkena covid-19 maka diminta mengurus sendiri.

"Silahkan mengurus sendiri kalau ditemukan ada yang seperti itu. Karena sekarang ini, batuk pilek saja, kalau di swab antigen bisa dinyatakan terpapar Covid-19,"  ungkap Sanem.

Ilustrasi pemakaman pasien positif covid-19 sesuai standar protokol kesehatan. Satu orang meninggal dunia setelah terpapar covid-19 di Kabupaten Belitung, Rabu (24/2/2021).
Ilustrasi pemakaman pasien positif covid-19 sesuai standar protokol kesehatan. Satu orang meninggal dunia setelah terpapar covid-19 di Kabupaten Belitung, Rabu (24/2/2021). (Bangkapos.com/Darwinsyah)
Halaman
1234
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved